Rabu, 03 SEPTEMBER 2025 • 15:20 WIB

Viral Tukang Bakso Babi di Makassar Dilarang Berjualan usai Jebak Pembeli

Author

Gerobak penjual bakso babi di Jalan Gunung Salahatu, Makassar. (Foto: Tangkapan Layar)

SULSEL - Warga Makassar, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penjual bakso yang kedapatan menggunakan daging babi tanpa mencantumkan keterangan di gerobaknya. Pihak kelurahan langsung turun tangan dan melarang pedagang itu kembali berjualan.

Kejadian ini terungkap setelah sebuah video viral memperlihatkan seorang pembeli memprotes pedagang usai mengetahui bakso yang disantap berasal dari daging babi. Ia merasa ditipu karena tidak ada informasi jelas yang diberikan penjual.

"Tidak beres ini begini caramu. Ini harus kau kasih tanda ini bakso khusus di sini. Kau juga harusnya kalau ada orang baru datang harus ko bilang," ujar pria tersebut dalam video.

Pembeli itu menegaskan seharusnya ada tanda khusus agar orang baru mengetahui jenis bakso yang dijual. Ia khawatir banyak warga lain bisa menjadi korban.

Baca juga: Polisi Bongkar Bisnis Ganja di Bulukumba, Pelaku Belajar Tanam dari YouTube lalu Jualan di Instagram

Penjual sempat berkilah bahwa bakso tersebut hanya ditujukan untuk pelanggan tetap. Namun alasan itu tidak diterima pembeli yang menuntut adanya transparansi.

"Tidak bisa begitu, namanya menjual pasti orang langsung datang, tidak bisa tidak (diberi tahu). Banyak ini korban kalau begini," ucap si pembeli menimpali.

Camat Makassar, Husni Mubarak, membenarkan adanya tukang bakso babi yang berjualan di Jalan Gunung Salahutu. Ia menyebut pedagang tersebut memang sudah lama berjualan di lokasi tersebut.

Baca juga: Unismuh Makassar dan UMPAR Kembangkan Desa Wisata Agroekologi di Kawasan Karst Pangkep

Menurut Husni, sebelumnya pedagang pernah menuliskan keterangan 'bakso khusus' di gerobaknya. Namun setelah gerobak diperbaiki, tulisan tersebut tak lagi terlihat.

"Dulu pernah dia tulis tapi mungkin karena gerobaknya sudah diperbaiki jadi sudah hilang tulisannya," ujarnya, dikutip dari akun Instagram @mksshare, Rabu (3/9/2025).

Menindaklanjuti kasus ini, Husni langsung memerintahkan lurah setempat untuk melakukan penelusuran. Hasilnya, pedagang dipanggil dan resmi dilarang menjajakan dagangannya kembali.

"Pemilik bakso sudah dipanggil oleh lurah setempat. Sudah ditegur dan dilarang menjual lagi," pungkas Husni.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/mksshare

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU