Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 03 JULI 2026 • 09:52 WIB

450 Mubaligh dan Imam di Makassar Ikut Bimbingan Keagamaan

450 Mubaligh dan Imam di Makassar Ikut Bimbingan Keagamaan450 mubaligh dan imam kelurahan Makassar kumpul. (makassarkota.go.id)

KALTIM - Sebanyak 450 mubaligh dan imam kelurahan di Kota Makassar mengikuti bimbingan dan pelatihan keagamaan yang digelar di Makassar Golden Hotel, pada 26 Juni hingga 2 Juli 2026.

Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari imam kelurahan, organisasi kemasyarakatan keagamaan, hingga para muballigh dari berbagai wilayah di Kota Makassar

Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas para muballigh dan imam kelurahan dalam menjalankan peran pembinaan umat di tengah masyarakat.

Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Makassar, Muhammad Syarief, mengatakan pelatihan tersebut diharapkan dapat melahirkan muballigh yang tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan yang baik, tetapi juga mampu menyampaikan dakwah yang menyejukkan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan muballigh dan imam kelurahan yang semakin berkualitas, memiliki pemahaman keislaman yang kuat, serta mampu menyampaikan dakwah yang mencerahkan masyarakat,” ujar Muhammad Syarief.

Baca juga: 5 Tempat Ziarah Umat Katolik di Sulawesi Selatan

Menurutnya, peran muballigh dan imam kelurahan sangat penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Selama tujuh hari pelatihan, para peserta menerima berbagai materi, seperti Tahsinul Qur’an, Karakter dan Sifat Seorang Muballigh, Tafsir Al-Qur’an, Hadis, Penguatan Aqidah, Penguatan Fiqih, Akhlak Khilafiah, serta Fiqih Khilafiah.

Materi disampaikan oleh narasumber yang berkompeten melalui metode pembelajaran interaktif, sehingga peserta dapat berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait aktivitas dakwah di wilayah masing-masing.

Baca juga: Jadwal Lokasi Lengkap Samsat Keliling Kota Makassar, Sekaligus Syarat Bayar Pajak Kendaraan

Salah seorang peserta, Herlin, Imam Kelurahan Melayu Baru, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan tersebut. Selain menambah wawasan keagamaan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar-muballigh dan imam kelurahan.

Sementara itu, Jumardi dari Ikatan Dai Muda Indonesia (IDMI) turut mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, sekaligus memperkuat pemahaman dalam berdakwah.

“Kegiatan seperti ini sangat baik dan bermanfaat. Kami berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang,” tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Makassarkota.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

450 Mubaligh dan Imam di Makassar Ikut Bimbingan Keagamaan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!