Ilustrasi anggota Paskibraka (Gemini AI)
SULSEL - Setelah melalui proses seleksi yang cukup lama, akhirnya anggota resmi Paskibraka sudah resmi dirilis dan dipublikasikan ke media massa.
Menurut kabar yang beredar , ada 76 pelajar yang lolos seleksi ketat. Siswa-siswi terbaik yang terplih berasal dari 38 provinsi Indonesia, dua diantaranya berasal dari Sulawesi Selatan.
Sebut saja Taswina Putri dan Juan Pablo, putra-putri terbaik dari Sulawesi Selatan lolos ke tingkat nasional, setelah sebelumnya mengikuti seleksi dari Februari hingga April yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk bertugas pada HUT RI ke-81.
Seleksi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Nasional (Paskibraka) yang dibuka secara umum ini ditujukan untuk para pelajar di semua jenjang, baik tingkat kota/kabupaten, provinsi, hingga pusat dengan menggunakan sistem gugur.
Baca juga: Daftar Resmi Anggota Paskibraka dari Sulawesi Selatan yang Bertugas di Istana Presiden Tahun 2026
Penilaian dilakukan cukup ketat, bukan hanya soal fisik, akan tetapi mencakup semua aspek seperti wawasan kebangsaan, kesehatan, postur, dan kepribadian.
Dan putra putri terbaik ini akan menjadi bagian di momen HUT RI ke-81 di Istana Negara dihadiri langsung oleh Presiden, Wakil Presiden, Menterri, Gubernur, Walikota dari seluruh daerah Indonesia.
Siapakah Taswina Putri dan Juan Pablo? Berikut profil singkatnya.
Profil Singkat Anggota Paskibraka dari Sulawesi Selatan
Juan Pablo dan Taswina Putri (IDN Times)
1. Juan Pablo
Juan Pablo merupakan siswa dari SMA Negeri Pare Pare. Ia anak dari pasangan Nasrullah dan Wahyuni. Juan lahir pada 13 November 2009.
Keberhasilan Juan Pablo mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota parepare melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesabangol).
Menurut penuturan Rutan Asta, Kepala Kesbangol pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Parepare mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: IDN Times, Berbagai Sumber