SULSEL - Gadis remaja penjual bakso berinisial R (16) ditangkap usai mengubur bayi hasil hubungan gelapnya dengan sopir angkot inisial A (30) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. A turut diamankan polisi meski tidak mengetahui sang kekasih melahirkan hingga nekat membuang bayinya.
"Sudah kita amankan. Pelakunya ibu kandung dari bayi tersebut yang merupakan anak di bawah umur. Motifnya untuk menutupi aib hasil dari hubungan di luar nikah," kata Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra Muchtar, Jumat (11/7/2025).
Rayendra menuturkan, awalnya R melahirkan sendiri di toilet rumahnya di Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat, pada Minggu (6/7). Ia menjalani proses persalinan secara diam-diam tanpa sepengetahuan siapapun.
Sejak dilahirkan, kondisi bayi tidak mengeluarkan suara, tidak bergerak dan matanya pun tertutup. R kemudian langsung menyelimuti bayinya lalu disimpan dalam kamar yang berada di lantai atas.
"Pelaku membungkus bayi itu dengan sarung batik cokelat dan membersihkan darah bekas lahiran," jelas Rayendra.
Baca juga: Ayo Daftar! Pemkot Parepare Cari 100 Pasangan untuk Nikah Massal Gratis
Setelah itu, R melanjutkan pekerjaannya sebagai penjual bakso di kompleks BTC yang tak jauh dari rumahnya, demi menghindari kecurigaan orang tuanya. Usai berjualan, R kemudian pulang dan mendapati bayinya tetap tidak bergerak.
"R baru pulang dari berjualan bakso sekitar pukul 17.30 WITA dan mengecek kondisi bayinya yang tetap tidak bergerak," terangnya.
Bayi tersebut terus disembunyikan di dalam kamar hingga keesokan harinya, Senin (7/7). Pada pagi harinya, A kemudian membungkus bayinya untuk dikuburkan secara diam-diam.
"Dia membungkus bayinya ke dalam kantong plastik merah, membawa ke tanah kosong dekat rumahnya dan menggali lubang. Dia lalu menimbun jasad bayi tersebut dan menutupnya dengan batu," ungkap Rayendra.
Bayi tersebut dikubur di belakang kompleks BTC tak jauh dari rumah pelaku. Mayat bayi itu akhirnya ditemukan warga usai mencium bau yang menyengat di lokasi pada Kamis (10/7) sekitar pukul 09.00 WITA.
Baca juga: Pria Tewas Gantung Diri di Pohon Depan Kampus Poltekkes Makassar Ternyata Dosen UNM
Setelah mayat bayi ditemukan, polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan. R lalu ditangkap di rumahnya pada hari yang sama, sekitar pukul 16.00 WITA.
Pacar R, yakni A turut diamankan di Watampone beberapa jam kemudian. A diketahui merupakan warga Desa Waempubbu, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, yang berprofesi sebagai sopir angkot.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Polres Bone