Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)
SULSEL - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,041 triliun untuk pembangunan infrastruktur di kawasan Luwu Raya. Dana tersebut bersumber dari APBD Pemprov Sulsel dan APBN 2025 sebagai bentuk prioritas pemerataan pembangunan.
Sekretaris Daerah Sulsel Jufri Rahman menegaskan, anggaran itu telah direalisasikan dalam sejumlah proyek strategis. Pembangunan tersebut menjadi bukti perhatian nyata Pemprov Sulsel terhadap kawasan Luwu Raya.
"Paket-paket infrastruktur di wilayah Luwu Raya sudah merupakan bentuk atensi Pemprov Sulsel terhadap pembangunan Luwu Raya," ujar Jufri Rahman, Senin (2/2/2026).
Total belanja pembangunan tersebut bahkan melampaui kontribusi pendapatan daerah Luwu Raya ke kas Pemprov Sulsel yang tercatat Rp 806 miliar pada APBD 2025. Kontribusi itu berasal dari seluruh jenis pajak daerah.
Baca juga: Bantuan Pemprov Sulsel Tuntaskan Perbaikan Jalan di Luwu, Akses Warga Kini Lebih Nyaman
Melalui APBD Provinsi Sulsel, belanja infrastruktur di Luwu Raya mencapai Rp 935 miliar. Angka tersebut belum termasuk tambahan dukungan APBN yang difasilitasi Pemprov Sulsel ke pemerintah pusat.
Anggaran pembangunan diarahkan pada penguatan infrastruktur strategis. Fokusnya meliputi konektivitas jalan, jaringan irigasi, serta fasilitas layanan kesehatan regional.
Salah satu porsi terbesar dialokasikan melalui skema Multi Years Contract senilai hampir Rp 400 miliar. Nilai tersebut menjadi MYC terbesar dibandingkan wilayah lain di Sulawesi Selatan.
Program MYC mencakup pembangunan rumah sakit regional modern di Kabupaten Luwu. Selain itu, terdapat penanganan irigasi sepanjang 58.540 meter dan peningkatan jalan strategis provinsi lebih dari 35 kilometer.
Baca juga: Jalan Rusak 20 Tahun di Luwu Utara Akhirnya Diperbaiki Berkat Bantuan Pemprov Sulsel
Dukungan APBN untuk sektor pertanian di Luwu Raya juga mencapai Rp 107 miliar. Melalui skema Instruksi Jalan Daerah, akses menuju Kecamatan Seko di Luwu Utara ditangani sepanjang 15,45 kilometer.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel Andi Ihsan mengatakan, sejumlah paket jalan strategis kini masuk tahap lelang. Pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai perencanaan.
Berdasarkan data SPSE, paket perbaikan jalan menyasar ruas Toraja Utara-Pantilang-Bua dan Tedong Bonga-Buntao-Batas Luwu. Panjang total penanganan mencapai puluhan kilometer.
Ruas lainnya meliputi Pantilang-Bonglo-Batas Palopo dan Batas Luwu-Latuppa. Sejumlah jalan di Kota Palopo juga masuk daftar peningkatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Sulsel