Perbaikan jalan rusak di Luwu Utara. (Foto: Dok. Istimewa)
SULSEL - Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim meninjau langsung proses pengaspalan ruas jalan Baliase-Pombakka yang didanai bantuan keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan. Proyek ini menjadi angin segar bagi warga setelah puluhan tahun menghadapi akses jalan rusak.
Ruas jalan sepanjang 3,4 kilometer tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan empat desa di Kecamatan Masamba. Keberadaannya dinilai krusial bagi kelancaran mobilitas warga dan distribusi hasil ekonomi lokal.
Abdullah Rahim mengungkapkan, kondisi jalan Baliase-Pombakka sebelumnya rusak parah selama lebih dari dua dekade. Kerusakan itu kerap menghambat aktivitas masyarakat dan memperlambat pergerakan ekonomi wilayah.
Baca juga: Pemprov Sulsel Sediakan Bus Angkutan Gratis Nataru 2025-2026, Ini Rute dan Kuotanya!
"Kita sedang meninjau pengaspalan jalan Baliase-Pombakka sepanjang 3,4 kilometer yang selama ini rusak parah lebih dari 20 tahun. Alhamdulillah, berkat bantuan keuangan Pemprov Sulsel, perbaikan jalan ini akhirnya bisa direalisasikan," ujar Abdullah Rahim, Jumat (19/12/2025).
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman atas dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di Luwu Utara. Ia menyebut total bantuan keuangan dari Pemprov Sulsel untuk perbaikan jalan mencapai Rp9,5 miliar.
Baca juga: Truk Pengangkut Mangga Terbalik usai Tabrak Kontainer Parkir di Poros Pangkep-Barru
"Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel atas bantuan keuangan sebesar Rp9,5 miliar untuk perbaikan jalan di Luwu Utara," ucapnya.
Abdullah Rahim mengakui tingkat kemantapan jalan di Luwu Utara masih sekitar 30 persen dan membutuhkan perhatian serius. Ia menegaskan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur jalan.
"Kami menyadari bahwa kemantapan jalan di Luwu Utara masih minim. Karena itu, kami sangat membutuhkan kolaborasi provinsi maupun pusat agar persoalan jalan, khususnya di poros utama Luwu utara, dapat diselesaikan secara bertahap demi mendorong kemajuan masyarakat," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sulselprov.go.id