SULSEL - Seorang wanita lansia bernama Tang (60) asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, ditemukan tewas setelah dua hari hilang terseret arus sungai. Jasad korban ditemukan di aliran sungai Parepare setelah upaya pencarian yang melibatkan tim BPBD dan SAR.
Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam di sungai Dusun Kamirie, Desa Mattirotasi, Kecamatan Wattang Pulu, Sidrap, pada Selasa (9/12/2025) pagi. Ia diduga kuat terbawa arus deras ketika pulang dari kebun.
"Dari informasi saksi, korban pulang dari kebun lalu melintasi sungai dan terseret arus," ujar Kepala Pelaksana BPBD Parepare, Rasdi Gery kepada wartawan, Rabu (10/12).
Baca juga: Kejari Sinjai Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Air Minum, Negara Rugi Rp1,18 Miliar
Tim BPBD dan SAR Parepare langsung bergerak setelah menerima laporan dari keluarga korban. Petugas menyisir lokasi kejadian dan menyiapkan rencana evakuasi berdasarkan titik rawan banjir.
"Setelah peninjauan lokasi titik banjir dan penetapan titik jalur dan evakuasi, maka kami lanjutkan pencarian korban hanyut setelah membuat dua tim di Parepare," jelas Rasdi.
Kedua tim kemudian berpencar menyusuri dua jalur sungai yang terhubung langsung dengan wilayah Sidrap. Sejumlah peralatan pencarian diterjunkan untuk mempercepat proses penyisiran aliran sungai.
"1 tim menyusur dari arah Pesantren As Sunnah di Lanyer menuju arah sungai belakang pabrik Jaffa. 1 tim lainnya menyusur dari arah jembatan sungai Jawi-jawi di Lanyer ke arah jembatan Karajae," tuturnya.
Baca juga: Sulsel Jadi Provinsi Terbaik untuk Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan 2025
Pencarian dimulai sejak Selasa (9/12) pukul 09.30 WITA namun dihentikan sementara pada sore hari karena kondisi tidak memungkinkan. Operasi pencarian kemudian dilanjutkan pada Rabu (10/12) pagi dengan formasi tim lengkap.
Upaya itu membuahkan hasil setelah korban ditemukan tersangkut di ranting pohon pada pukul 08.30 WITA di perbatasan Parepare-Sidrap. Lokasinya berada sekitar 3,5 kilometer dari titik awal korban dilaporkan terseret arus.
"Korban ditemukan pukul 08.30 WITA di sungai dalam kondisi meninggal dunia. Korban tersangkut di ranting pohon," kata Rasdi.
Jasad Tang selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Lawawoi Sidrap untuk penanganan lebih lanjut. Proses penemuan ini menutup operasi pencarian yang berlangsung hampir 24 jam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan