Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 24 JULI 2025 • 23:25 WIB

Nekat Mandi di Irigasi Meski Tak Bisa Berenang, Siswa SMP di Luwu Timur Tewas Tenggelam

Nekat Mandi di Irigasi Meski Tak Bisa Berenang, Siswa SMP di Luwu Timur Tewas TenggelamSiswa SMP di Luwu Timur tewas tenggelam saat mandi di irigasi sawah. (Foto: Dok. Istimewa)

SULSEL - Erik Prasetya (14), seorang pelajar SMP di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, meninggal dunia usai tenggelam saat mandi di saluran irigasi sawah. Korban sempat dievakuasi ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

Peristiwa tersebut terjadi di irigasi pertanian, Desa Lestari, Kecamatan Tomoni, pada Rabu (23/7/2025) sekitar pukul 16.30 WITA. Korban datang ke lokasi bersama tiga temannya untuk mandi.

Kapolsek Mangkutana, AKP Simon Siltu membenarkan peristiwa tragis tersebut. Ia menyebut korban sedang bermain air bersama teman-temannya sebelum insiden nahas itu terjadi.

"Awalnya korban berangkat ke lokasi bersama 3 temannya, sesampainya di sana mereka mandi di saluran irigasi," kata Simon.

Baca juga: Remaja Asal Makassar Jadi MVP dan Bawa Evos Divine Juara Dunia Free Fire EWC 2025 di Arab Saudi

Meski sempat dilarang oleh temannya, Erik bersikeras ingin turun ke air dengan alasan ingin belajar berenang.

Simon menjelaskan, Erik awalnya melompat ke air dan sempat kembali naik ke permukaan. Namun saat melompat untuk kedua kalinya, ia mulai terlihat kesulitan dan melambai meminta pertolongan.

"Temannya melihat korban meminta tolong dengan menaikkan salah satu tangannya ke atas sambil melambai dalam keadaan tersenyum," terangnya.

Teman-temannya semula mengira Erik hanya bercanda dan bermain-main di air. Namun, setelah beberapa saat tak muncul lagi ke permukaan, mereka panik dan mulai melakukan pencarian.

Baca juga: Siswa SD-SMP di Bone Unjuk Kreativitas dalam Festival Seni dan Budaya Volume II

Febian Peana sempat menyelam untuk mencari korban, namun tak berhasil menemukannya. Salah satu teman lainnya, Aldi Angriawan, kemudian berlari mencari bantuan warga.

Petugas kepolisian bersama tim damkar dan warga setempat akhirnya berhasil menemukan korban sekitar pukul 18.20 WITA. Jasad Erik ditemukan 30 meter dari titik awal tenggelam, di kedalaman sekitar 2,5 meter.

"Korban ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke RSUD I Lagaligo Wotu menggunakan mobil patroli Polsek Mangkutana," imbuhnya.

Meski sempat mendapat tindakan medis di UGD, Erik dinyatakan meninggal dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Nekat Mandi di Irigasi Meski Tak Bisa Berenang, Siswa SMP di Luwu Timur Tewas Tenggelam

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!