Kamis, 07 AGUSTUS 2025 • 00:15 WIB

Pemkab Wajo Luncurkan Gerakan Salat Duha Berjamaah di 941 Masjid untuk Bangun Karakter Masyarakat Religius

Author

Pemkab Wajo luncurkan Gerakan Salat Duha yang ditandai dengan salat sunah secara berjamaah di Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang. (Foto: Dok. Pemkab Wajo)

SULSEL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, Sulawesi Selatan, resmi meluncurkan Gerakan Salat Duha Berjamaah. Program ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk membudayakan salat sunah sebagai bagian dari rutinitas ibadah masyarakat.

Pelaksanaan dipusatkan di Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang dan digelar serentak di 941 masjid dan musala di seluruh wilayah Wajo, Rabu (6/8/2025). Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat dari rumah ibadah setempat masing-masing secara virtual.

Gerakan Salat Duha ini merupakan strategi Pemkab Wajo dalam membangun karakter religius masyarakat sejak dini. ASN, pelajar, dan masyarakat umum diharapkan menjadikan salat sunah ini sebagai kebutuhan spiritual, bukan sekadar rutinitas.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wajo, H Muhammad Subhan, mengatakan gerakan ini sebagai bagian dari pembangunan spiritual masyarakat. Menurutnya, hal ini penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang religius.

Baca juga: Puluhan Santri di Sulsel Adu Debat Bahasa di Ajang Seleksi MQK 2025, Gerbang Menuju Panggung Internasional

"Salat Duha bukan hanya amalan sunah, tetapi juga sarana membentuk karakter dan memperkuat spiritualitas umat," ujarnya.

Subhan juga mengajak masyarakat untuk membudayakan salat sunah berjamaah, tidak hanya di masjid tetapi juga di ruang kerja dan rumah. Semangat kolektif inilah yang diharapkan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Bupati Wajo, Andi Rosman menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari visi misi menjadikan Wajo sebagai kabupaten yang religius.

"Jangan hanya sekadar menggugurkan kewajiban, tapi laksanakan dengan penuh keikhlasan. Insya Allah, kalau salat sudah menjadi kebutuhan, Wajo ke depan akan lebih sejahtera," ujarnya.

Baca juga: Gubernur Sulsel Kucurkan Rp 10,5 M untuk Infrastruktur dan Stunting di Maros

Andi Rosman menambahkan, pelaksanaan salat duha secara rutin akan memberi dampak positif terhadap keberkahan pekerjaan dan kehidupan masyarakat. Dia berharap program salat duha dapat menjadi runtinitas masyarakat, khususnya ASN.

"Ini langkah agar kita terus memperkuat iman dan taqwa kepada Allah SWT. Bagi ASN, tentu mencari berkah sebelum memulai pekerjaan, besok dan seterusnya semoga kita konsisten beribadah," katanya.

"Kalau tidak sempat di rumah, bisa dilaksanakan di kantor. Masyarakat pun begitu, sebelum beraktivitas baiknya melaksanakan salat duha di rumah masing-masing agar pekerjaan dan aktifitas kita diridhoi Allah SWT," jelas Andi Rosman.

Andi Rosman juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat desa untuk berperan aktif dalam menyukseskan gerakan ini. Menurutnya, jika rutin dilaksanakan, salat duha bisa memberi banyak manfaat.

Baca juga: Ditagih Cicilan Motor, Pria di Makassar Ancam Debt Collector Pakai Parang

"Saya mengimbau para camat, kepala desa, lurah, hingga kepala OPD untuk ikut melaksanakan dan menghidupkan salat duha berjamaah. Manfaatnya luar biasa, baik untuk pekerjaan, kesehatan, maupun spiritualitas kita," imbuhnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Kementerian Agama RI menyerahkan 360 mushaf Al-Qur’an untuk memperkuat literasi keislaman di tengah masyarakat. Bantuan ini diharapkan mendorong semangat membaca dan memahami kitab suci.

Peluncuran Gerakan Salat Duha ditutup dengan pelaksanaan salat berjamaah yang dipimpin Imam Besar Masjid Agung Ummul Quraa, Abdul Waris Ahmad. Suasana berlangsung khusyuk dan khidmat, menandai dimulainya program ini secara simbolik.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati, Sekda, pimpinan DPRD Wajo, Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Program ini direncanakan menjadi agenda ibadah harian yang melibatkan seluruh elemen masyarakat Wajo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemkab Wajo

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU