Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 22 APRIL 2026 • 09:25 WIB

Pemprov Sulsel Genjot Literasi Masyarakat, Perpustakaan Jadi Motor SDM Unggul

Pemprov Sulsel Genjot Literasi Masyarakat, Perpustakaan Jadi Motor SDM UnggulPemprov Sulsel perkuat literasi masyarakat lewat perpustakaan inklusif. (Foto: Dok. Istimewa)

SULSEL - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan terus menggenjot budaya literasi sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Upaya ini difokuskan pada generasi muda guna mendorong daya saing daerah di masa depan.

Penguatan literasi dilakukan melalui optimalisasi layanan perpustakaan yang tersebar di sejumlah titik. Fasilitas tersebut mencakup perpustakaan di Jalan Sultan Alauddin, Perpustakaan Ibu dan Anak di Jalan Lanto Daeng Pasewang, hingga Perpustakaan Abdul Rasyid Dg. Lurang di Kabupaten Gowa.

Selain itu, layanan juga diperluas melalui perpustakaan keliling yang menjangkau masyarakat. Pemerintah turut meningkatkan fasilitas, koleksi buku, serta kemudahan akses bagi pengunjung.

Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, Prof. Muhammad Jufri, menegaskan literasi menjadi prioritas utama. Ia menyebut penguatan budaya baca harus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai program inovatif.

Baca juga: LPS Warna dari Timur Digelar di Makassar, Budaya dan Literasi Keuangan Bertemu di Satu Panggung

"Kami terus mendorong peningkatan minat baca masyarakat. Literasi merupakan aspek yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia," ujarnya.

Hal itu disampaikan saat mendampingi Sekda Sulsel, Jufri Rahman, dalam kunjungan ke UPT Jasa Kearsipan di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 12 Makassar, Selasa (21/4/2026). Kunjungan tersebut sekaligus meninjau penguatan layanan kearsipan dan perpustakaan.

Pemprov Sulsel juga menghadirkan konsep perpustakaan inklusif yang ramah untuk semua usia. Salah satunya melalui Perpustakaan Ibu dan Anak yang dirancang untuk menanamkan budaya membaca sejak dini.

Fasilitas ini tidak hanya menyediakan buku anak, tetapi juga area bermain edukatif. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan.

Baca juga: Sulsel Bidik Investasi China, Jufri Rahman Bahas Ekspor dan Hilirisasi

"Perpustakaan ini juga diperuntukkan bagi ibu dan anak. Para orang tua dapat mengajak anak-anaknya mengenal dan mencintai buku sejak dini," jelasnya.

Ia menilai, pembiasaan sejak usia dini menjadi kunci membangun budaya baca. Kehadiran rutin di perpustakaan diyakini mampu menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku.

"Untuk anak-anak, meskipun belum sepenuhnya mampu membaca, kehadiran rutin di perpustakaan akan menumbuhkan kecintaan terhadap buku," tuturnya.

Sekda Sulsel, Jufri Rahman, turut menekankan pentingnya literasi sebagai bekal masa depan. Ia mengingatkan bahwa membaca merupakan pintu utama dalam mengakses ilmu pengetahuan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Sulsel

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemprov Sulsel Genjot Literasi Masyarakat, Perpustakaan Jadi Motor SDM Unggul

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!