Mahasiswa KKN-T Unhas (Dokumentasi Pribadi)
SULSEL- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program Pajak Mappadeceng, yang merupakan program kerja individu Wildhea Safitry, mahasiswa Program Studi Akuntansi, di Baruga Kantor Desa Cinnongtabi, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di bawah pendampingan Dosen Pendamping Kegiatan Dr. Ir. A. Sadapotto, M.P. ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perpajakan, memberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai wajib pajak, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan melalui kepatuhan pajak.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala KPP Pratama Watampone Dr. Amran, S.E., Ak., M.Pa., Kepala KP2KP Sengkang Riza Kurniawan, perwakilan Camat Majauleng Andi Tawakal, S.Sos., perwakilan PJ Kepala Desa Cinnongtabi Andi Firdaus, S.Sos., penyuluh pajak KPP Pratama Watampone Ibu Suriati dan Ibu Diana sari, serta masyarakat Desa Cinnongtabi sebagai peserta kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut, penyuluh pajak dari KPP Pratama Watampone menyampaikan materi edukasi perpajakan yang membahas pentingnya pajak, manfaat pajak bagi pembangunan, hak dan kewajiban wajib pajak, serta berbagai informasi perpajakan yang dikemas dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami masyarakat.
Penyampaian materi kemudian diikuti dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif sehingga peserta dapat menyampaikan berbagai pertanyaan secara langsung kepada narasumber.
Kepala KPP Pratama Watampone, Dr. Amran, S.E., Ak., M.Pa., mengatakan, “Pajak bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk gotong royong seluruh masyarakat dalam membiayai pembangunan.
Semakin tinggi kesadaran pajak masyarakat, semakin besar pula kontribusi yang dapat diberikan untuk kemajuan daerah.”
Wildhea Safitry berharap program Pajak Mappadeceng dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perpajakan serta mendorong tumbuhnya kesadaran untuk memenuhi kewajiban perpajakan.
Baca juga: Jadwal Pengibaran dan Penurunan Bendera 17 Agustus di Sulawesi Selatan
“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat bahwa pajak merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata untuk mendukung pembangunan desa dan kesejahteraan bersama,” ungkapnya.
Program ini juga mendukung pencapaian SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara Universitas Hasanuddin, KPP Pratama Watampone, KP2KP Sengkang, dalam meningkatkan kesadaran perpajakan.
Baca juga: Wisata Edukasi Sejarah: Daftar Situs Cagar Budaya Bersejarah di Sulawesi Selatan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan