SULSEL - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Wilayah III Sulampua (Sulawesi, Maluku, Papua) menggelar event bertajuk “LPS Warna dari Timur” di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pagelaran ini memadukan promosi budaya, ekonomi kreatif, dan literasi keuangan dalam satu panggung.
Ajang tersebut berlangsung di Atrium Mall Ratu Indah (MARI) Makassar, pada Sabtu (20/12/2025) malam. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman.
Jufri Rahman menegaskan kegiatan tersebut tidak sekadar peragaan busana. Event ini dinilai sebagai penegasan identitas kawasan timur Indonesia yang kaya budaya dan berdaya saing ekonomi.
"Lebih dari itu, Warna dari Timur adalah pernyataan identitas bahwa Sulawesi Selatan dan kawasan timur memiliki kekayaan budaya, kreativitas, dan potensi ekonomi besar yang layak tampil di panggung nasional bahkan internasional," ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemprov Sulsel, Senin (22/12).
Baca juga: Pria Asal Pangkep Bobol Rumah Kosong di Maros, Hasil Curian Dijual Lewat Facebook
Jufri Rahman mengapresiasi inisiatif LPS yang dinilai inovatif dalam mendukung ekosistem kreatif. Pendekatan budaya disebut mampu memperkuat literasi keuangan sekaligus mendorong kemajuan UMKM di Sulawesi Selatan.
Dalam kegiatan tersebut ditampilkan beragam wastra khas Sulawesi Selatan melalui peragaan busana. Karya yang ditampilkan memadukan nilai tradisi dengan sentuhan modern.
"Fashion adalah bahasa universal yang membawa nilai, sejarah, dan jati diri daerah. Busana yang ditampilkan malam ini adalah wujud kolaborasi antara tradisi dan modernitas, antara kearifan lokal dengan selera global," imbuh Jufri.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan, kata Jufri, terus mendorong ekonomi kreatif sebagai pilar pembangunan daerah. Kolaborasi lintas sektor diyakini mampu menciptakan inovasi dan lapangan kerja berkelanjutan.
Baca juga: PT Waskita Karya Menang Tender Stadion Sudiang Makassar, Nilai Kontrak Rp 637 Miliar
"Kami percaya ketika sektor keuangan, industri kreatif, dan pemerintah berjalan seiring, maka akan lahir inovasi, lapangan kerja, serta daya saing daerah yang berkelanjutan," tandasnya.
Ia berharap kegiatan ini memperkuat sinergi antara LPS, dunia usaha, dan pelaku kreatif. Ruang promosi yang lebih luas diharapkan menumbuhkan kebanggaan terhadap produk dan budaya lokal Sulsel.
Sementara itu, Kepala LPS Kantor Wilayah III Sulampua Fuad Zaen menyampaikan LPS juga hadir melalui program LPS Peduli. Program tersebut membantu masyarakat terdampak musibah, khususnya di wilayah Sumatera dan Aceh.
Menurut Fuad, LPS Warna dari Timur merupakan bentuk dukungan nyata terhadap produk lokal Sulawesi Selatan. Festival ini dirancang sebagai ruang publik yang edukatif, inklusif, dan mudah dipahami masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sulselprov.go.id