SULSEL - Seorang mahasiswi berinisial SF (20) mendadak melahirkan dalam mobil travel di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, saat dalam perjalanan mudik. SF diketahui hendak pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah.
Mahasiswi tersebut diketahui sedang menempuh kuliah di Kota Palopo, Sulawesi Selatan dan hendak mudik lintas provinsi menuju Sulawesi Tengah. Ia menumpangi kendaraan umum yang berangkat dari Palopo pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.
Saat memasuki wilayah Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur, sekitar pukul 21.30 WITA, SF tiba-tiba merasakan sakit perut yang sangat kuat. Ia kemudian meminta kendaraan yang ditumpanginya berhenti.
Sang sopir pun menghentikan kendaraannya di sebuah warung tepatnya di Dusun Tawi Baru. Tak lama kemudian, pemilik warung datang menghampiri.
Kapolsek Mangkutana, Muhammad Junus mengatakan, ketika pemilik warung hendak menolong ia mendapati SF sudah dalam posisi jongkok di dalam mobil serta telah melahirkan bayi.
"Menurut keterangan pemilik warung, pada saat dia membantu, SF sudah dalam keadaan melahirkan," katanya, Minggu (15/3).
Pemilik warung tersebut kemudian membawa SF masuk ke dalam rumahnya. Ia juga membantu membersihkan bayi yang baru dilahirkan sebelum bantuan medis datang.
Menurut Junus, pihak kepolisian menerima laporan warga dan segera menuju lokasi. Polisi kemudian memanggil tenaga kesehatan untuk memeriksa kondisi ibu dan bayi.
Baca juga: Geger Penemuan Bayi Hidup dalam Kardus di Gowa, Diduga Hasil Hubungan Gelap
Tim medis dari pustu Desa Kasintuwu tiba dan melakukan pemeriksaan awal. Hasil pemeriksaan menunjukkan bayi perempuan tersebut memiliki berat 2.500 gram dengan panjang 46 sentimeter.
Lingkar kepala bayi tercatat 31 sentimeter dan lingkar dada 32 sentimeter. Keduanya dilaporkan dalam kondisi sehat setelah proses persalinan darurat tersebut.
Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk menghadirkan ambulans. SF dan bayinya kemudian dibawa ke Puskesmas Mangkutana untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
"Polsek Mangkutana berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk menghubungi kendaraan ambulans untuk selanjutnya membawa SF beserta bayinya ke Puskesmas Mangkutana," jelas Junus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan