SULSEL - Upaya memastikan proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan berjalan transparan terus diperkuat. Salah satunya melalui kunjungan lapangan dan koordinasi langsung antara pemerintah daerah dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel Andi Ihsan bersama Kasatgas 4.2 Deputi Kordinasi dan Supervisi KPK Tribudi Rochmanto meninjau proyek Multi Years Contract (MYC) di Jalan Hertasning, Makassar dan Jalan Aroepala, Kabupaten Gowa, Selasa (10/3/2026). Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan pengawasan proyek strategis daerah.
Tim dari KPK melakukan koordinasi dan supervisi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019. Regulasi tersebut menegaskan peran KPK dalam berkoordinasi dengan instansi pemberantasan korupsi maupun lembaga pelayanan publik.
Baca juga: DPRD Sulsel Uji Ketebalan Aspal Jalan Hertasning, Hasilnya Melebihi Standar Teknis
Andi Ihsan mengapresiasi kehadiran tim KPK yang turun langsung memantau proyek infrastruktur di lapangan. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan pembangunan berjalan transparan dan akuntabel.
"Pertemuan dan kunjungan lapangan ini sangat bermanfaat untuk memperkuat integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pemberantasan korupsi," ujarnya.
Ia menilai koordinasi dan pengawasan dari KPK menjadi pilar penting dalam menjaga integritas pelaksanaan proyek pembangunan. Sinergi tersebut juga dinilai mampu menutup potensi celah terjadinya praktik korupsi dalam proyek pemerintah.
"Kita ketahui bersama bahwa KPK memiliki kewenangan mengoordinasikan instansi pemberantasan korupsi serta lembaga pelayanan publik untuk menutup celah korupsi," jelasnya.
Baca juga: Viral Lubang di Jalan Hertasning Makassar Saat Pengaspalan, DBMBK Sulsel: Akibat Curah Hujan Tinggi
Menurut Andi Ihsan, koordinasi tersebut diharapkan dapat memastikan program prioritas MYC berjalan sesuai harapan masyarakat. Proyek tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di Sulsel.
Ia menambahkan pembangunan infrastruktur jalan memiliki dampak langsung terhadap pemerataan pembangunan daerah. Akses transportasi yang lebih baik juga dinilai mampu mempercepat aktivitas ekonomi masyarakat.
Program MYC yang digagas Andi Sudirman Sulaiman diharapkan dapat menjangkau berbagai wilayah di provinsi ini. Infrastruktur jalan yang terbangun diyakini mampu mengurangi kesenjangan wilayah serta memperluas akses ekonomi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Sulsel