Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 05 MARET 2026 • 23:49 WIB

Satgas Saber Sulsel Perketat Pengawasan Harga Pangan Ramadan, Temukan Minyakita dan Gula Masih di Atas HET

Satgas Saber Sulsel Perketat Pengawasan Harga Pangan Ramadan, Temukan Minyakita dan Gula Masih di Atas HETSatgas Saber Pangan Sulsel sidak distributor gula di Jalan Haji Kalla, Makassar. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Sulawesi Selatan memperketat pengawasan harga, distribusi, serta kualitas pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan komoditas strategis tetap tersedia dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah.

Pengawasan dilakukan dengan menelusuri rantai distribusi pangan dari distributor utama hingga tingkat pengecer. Tim memastikan tidak ada pelaku usaha yang menjual komoditas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pemprov Sulsel, M. Ilyas, mengatakan pemantauan difokuskan pada 14 komoditas pangan strategis yang berpotensi mengalami lonjakan harga saat Ramadan. Pemeriksaan dilakukan secara berjenjang untuk mendeteksi sumber kenaikan harga.

"Ketika ditemukan harga naik, kami telusuri dari distributor pertama hingga ke tingkat pengecer," ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Baca juga: Satgas Pangan Sulsel Perketat Pengawasan, Minyak Goreng dan Beras Jadi Sorotan

"Jika ada pelanggaran, konsekuensinya bisa berupa pencabutan izin hingga sanksi pidana," tegas Ilyas.

Selain pengawasan distribusi, pemerintah kabupaten dan kota diminta memasang papan informasi HET di pasar tradisional. Langkah ini bertujuan agar masyarakat mengetahui batas harga resmi sekaligus dapat melakukan pengawasan secara langsung.

Pengawasan diawali dengan rapat koordinasi yang dipimpin Deputi Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Badan Pangan Nasional. Pertemuan tersebut digelar di Ruang Rapat Tipikor Polda Sulsel pada Minggu (1/3).

Tim gabungan kemudian melakukan inspeksi lapangan pada Senin (2/3), di gudang PT Mitra Abadi Jaya Sukses (PT MAJS) di Jalan Sultan Abdullah Raya, Makassar. Perusahaan tersebut merupakan distributor pertama minyak goreng Minyakita di wilayah Sulawesi Selatan.

Baca juga: Satgas Pangan Sidak Gudang Beras dan RPH di Gowa, Stok Aman dan Mutu Terjamin

PT MAJS diketahui memperoleh pasokan Minyakita dari PT Smart Tbk Surabaya dalam kemasan dua liter. Harga beli tercatat Rp13.500 per liter, sedangkan harga jual ke distributor lanjutan dan pengecer sebesar Rp14.500 per liter.

Sesuai ketentuan Kementerian Perdagangan Nomor 1028 Tahun 2024, HET Minyakita ditetapkan Rp15.700 per liter. Selisih harga dari distributor disebut digunakan untuk menutup biaya angkut.

Deputi Pengawasan Badan Pangan Nasional menyarankan agar harga jual dari distributor pertama ke distributor berikutnya dapat ditekan menjadi Rp14.000 per liter. Langkah tersebut diharapkan memberi ruang bagi pengecer menjual sesuai HET.

Tim juga memantau stok dan distribusi Minyakita untuk sejumlah daerah. Wilayah distribusi mencakup Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, hingga Takalar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Sulsel

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Satgas Saber Sulsel Perketat Pengawasan Harga Pangan Ramadan, Temukan Minyakita dan Gula Masih di Atas HET

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!