Kamis, 19 MARET 2026 • 12:35 WIB

Progres Jalan Impa-Impa–Anabanua di Wajo Tembus 53 Persen, Proyek MYP Rp615 Miliar Terus Dikebut

Author

Kondisi terkini ruas jalan Anabanua–Impa-Impa di Kabupaten Wajo. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan terus menggenjot pembangunan jalan lewat Program Multiyears Project (MYP) 2025-2027. Salah satu fokusnya adalah pengerjaan ruas Impa-Impa–Anabanua di Kabupaten Wajo yang kini tengah dikebut untuk memperkuat konektivitas wilayah.

Ruas jalan yang menghubungkan Kota Sengkang dan sekitarnya itu masuk dalam Preservasi Jalan Paket IV dengan skema Multi Years Contract (MYC). Proyek ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas jalan provinsi secara bertahap.

Penanganan yang dilakukan mencakup rekonstruksi jalan hingga rehabilitasi dari skala ringan hingga berat. Selain itu, pengaspalan hotmix juga dilakukan untuk memastikan ketahanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Baca juga: Ruas Jalan Impa-Impa–Anabanua di Wajo Diperbaiki, Ditarget Rampung Sebelum Lebaran

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), ZN Ahmad Wildani, mengungkapkan progres pengerjaan ruas tersebut telah mencapai lebih dari separuh target.

"Untuk Impa-Impa–Anabanua, progresnya baru 53,46 persen. Jadi yang sudah termarka itu adalah STA akhir, sementara untuk STA awal baru kami proses pengerjaan," kata Wildani, Kamis (19/3/2026).

Pengaspalan jalan ruas Anabanua–Impa-Impa di Kabupaten Wajo. (Foto: M.Faisal/SULSEL ZONE)

Ia menjelaskan, pengerjaan pengaspalan dilakukan dengan standar kualitas tinggi dan difokuskan pada titik kerusakan paling parah. Langkah ini diambil agar manfaat perbaikan bisa langsung dirasakan masyarakat.

"Pengaspalan dilakukan Kelas A. Konsisten mengerjakan daerah yang rusak berat lebih dulu," jelas Kepala Seksi Preservasi Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel tersebut.

Baca juga: Preservasi Jalan Impa-Impa-Anabanua di Wajo Hampir Rampung, Progres Capai 90 Persen

Selama proses pengerjaan, sistem buka-tutup jalur diberlakukan untuk menjaga kelancaran lalu lintas. Skema ini juga diterapkan guna memastikan keselamatan pengguna jalan di tengah aktivitas proyek.

Secara keseluruhan, Paket IV memiliki nilai kontrak sekitar Rp615,6 miliar dengan total panjang penanganan mencapai 286,80 kilometer. Proyek ini mencakup 15 ruas jalan strategis yang tersebar di Kabupaten Barru, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Wajo, hingga Kabupaten Bone.

Program ini diharapkan mampu mendorong kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Infrastruktur jalan yang lebih mantap dinilai menjadi kunci penghubung aktivitas antarwilayah di Sulsel.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Sulsel

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU