Sabtu, 17 JANUARI 2026 • 14:25 WIB

Kantor Dishub dan PD Parkir Makassar Diserang OTK, Diduga Imbas Penertiban Parkir Liar

Author

Rekaman CCTV sekelompok OTK mengendarai motor datang melempari batu Kantor Dishub dan PD Parkir Makassar. (Foto: Dok. Istimewa)

SULSEL - Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) dan Perumda Parkir Makassar, Sulawesi Selatan, dilempari orang tidak dikenal (OTK) menggunakan batu hingga kaca pecah. Penyerangan diduga merupakan aksi balas dendam atas penertiban parkir dan juru parkir liar yang kian masif.

Direktur Utama Perumda Parkir Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA) mengatakan, penyerangan diduga berkaitan dengan intensitas sidak parkir liar yang belakangan digencarkan. Penertiban menyasar titik-titik yang selama ini sulit disentuh, termasuk kawasan terowongan Mal Panakkukang.

"Ini semua karena masifnya kita melakukan sidak parkir liar dan jukir liar. Ada indikasi karena Perumda Parkir sekarang berbeda dengan sebelumnya," ujar ARA, Sabtu (17/1/2026).

ARA menilai penertiban tersebut membuat sejumlah pihak merasa terganggu. Meski demikian, ia menegaskan Perumda Parkir bersama Dishub tidak akan mundur dan justru meningkatkan intensitas patroli.

Baca juga: ASN di Bone Dianiaya 2 Pemuda usai Tegur Pelaku Berkendara Ugal-ugalan

"Saat kita lakukan sidak oleh tim reaksi cepat, memang banyak yang kebakaran jenggot. Tapi penertiban akan terus kami lakukan," tegasnya.

Penyerangan terjadi pada Kamis (15/1) dini hari dan nyaris bersamaan di kantor PD Parkir dan Dishub Makassar. Kedua peristiwa itu telah dilaporkan secara resmi ke polisi.

Humas PD Parkir Makassar Asrul membenarkan adanya pelemparan batu yang menyebabkan kerusakan kaca pintu utama. Ia memastikan tidak ada pegawai yang menjadi korban karena kantor dalam kondisi kosong.

"Iya betul, kantor PD Parkir dilempar batu dan hampir bersamaan dengan kantor Dishub. Tidak adaji korban, hanya kaca yang pecah," kata Asrul.

Baca juga: Spesialis Pencurian Rumah Kosong di Bone Dibekuk Polisi di Tengah Jalan usai Kejar-kejaran

Aksi penyerangan tersebut terekam kamera pengawas di lokasi. Dalam rekaman CCTV, para pelaku datang berkelompok menggunakan sepeda motor sebelum salah satunya turun dan melempar batu ke arah kantor.

Dari hasil awal penyelidikan, pelaku diduga berjumlah sekitar 13 orang dengan tujuh sepeda motor. Polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku.

Kanit Jatanras Polrestabes Makassar AKP Hamka mengatakan pihaknya telah mengamankan rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi. Penyelidikan dilakukan bersama Opsnal Polsek Mariso.

"Analisa CCTV kami lakukan untuk mengidentifikasi pelaku. Saksi yang sudah dimintai keterangan ada tiga orang dan masih terus kami dalami," jelas Hamka.

Baca juga: Pemuda Asal Jateng Jadi Muallaf di Selayar, Kapolres Jadi Saksi Prosesi Pengislaman

Hamka menegaskan penyerangan tersebut diduga dilakukan secara sengaja dan terencana. Polisi kini fokus mengungkap identitas pelaku dan motif di balik aksi perusakan tersebut.

"Dari pantauan CCTV terlihat ada unsur kesengajaan, datang khusus untuk menyerang. Kondisi kantor saat itu kosong dan barang bukti berupa pecahan kaca sudah kami amankan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU