Selasa, 02 SEPTEMBER 2025 • 18:55 WIB

Kapolres Sinjai Diduga Pukul Demonstran Saat Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor DPRD

Author

Kapolres Sinjai diduga pukul pendemo saat demo ricuh di kantor DPRD. (Foto: Tangkapan Layar)

SULSEL - Kericuhan mewarnai aksi unjuk rasa mahasiswa di depan kantor DPRD Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar terekam kamera berada di kerumunan massa dan diduga melakukan pemukulan terhadap demonstran.

Insiden itu terjadi pada Senin (1/9/2025) sore, saat aliansi mahasiswa dari HMI-MPO, IMM, PMII, dan GMNI menuntut penurunan tarif PBB-P2 serta penghapusan tunjangan DPRD. Situasi aksi yang semula berjalan damai berubah memanas ketika mahasiswa mencoba menerobos barikade polisi.

Ketua Bidang Advokasi dan Kajian Strategis HMI Badko Sulselbar, Ashabul Qahfi, mengecam dugaan pemukulan tersebut. Ia menilai tindakan itu sebagai penyalahgunaan kewenangan yang mencoreng citra kepolisian.

Baca juga: Polisi Tangkap 12 Orang Terkait Pembakaran dan Perusakan Gedung DPRD di Sulsel

"Kapolres Sinjai rusak citra polisi. Kapolres Sinjai telah salah menafsirkan instruksi Kapolri tentang tindak tegas terhadap perusuh yang sejatinya harus dijalankan dalam koridor hukum dan prosedur operasional standar," ujar Qahfi dalam keterangannya, Selasa (2/9).

Qahfi menegaskan, demonstrasi adalah hak konstitusional warga negara. Menurutnya, polisi seharusnya melindungi masyarakat, bukan menekan suara publik dengan kekerasan.

Di sisi lain, AKBP Harry Azhar membantah tudingan tersebut. Ia menyebut rekaman yang beredar justru memperlihatkan dirinya berusaha menenangkan aparat agar tidak terpancing emosi.

Baca juga: Pelajar SMA Ditangkap Bawa Celurit dan Busur Saat Demo di Pangkep

"Dalam video itu saya bukan memukul peserta aksi. Saya menegur anggota agar tetap mengendalikan diri dan mengedepankan sikap persuasif," imbuhnya.

Harry mengklaim tidak melakukan pemukulan. Menurutnya, ia turun langsung ke barisan depan untuk meredam tensi aksi yang kian memanas.

Namun, dalam video berdurasi 18 detik yang beredar, tampak Harry mengayunkan tongkat komando ke arah mahasiswa hingga empat kali. Setelah itu, ia terlihat mundur dan memberi instruksi kepada anggotanya di teras gedung DPRD Sinjai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU