Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 30 AGUSTUS 2025 • 07:17 WIB

Aksi Demo di Makassar Ricuh Telan Korban Jiwa, Fasilitas Dirusak hingga Gedung DPRD-Pos Polisi Dibakar

Aksi Demo di Makassar Ricuh Telan Korban Jiwa, Fasilitas Dirusak hingga Gedung DPRD-Pos Polisi DibakarMassa aksi demo bakar gedung DPRD Makassar. (Foto: M.Faisal/SULSEL ZONE)

SULSEL - Aksi demonstrasi di Makassar, Sulawesi Selatan, berlangsung ricuh mencapai puncaknya pada Jumat (29/8/2025) malam. Massa membakar habis gedung DPRD Makassar hingga menelan korban jiwa.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 22.40 WITA, api melalap seluruh bagian depan dan atap gedung DPRD. Ledakan beberapa kali terdengar, sementara asap hitam membumbung tinggi.

Sebelum gedung dibakar, massa lebih dulu merusak sejumlah fasilitas umum di Jalan AP Pettarani. Kamera ETLE dirubuhkan, motor dibakar, hingga videotron di depan kantor DPRD dihancurkan.

Amukan massa terus berlanjut dengan menjebol pagar DPRD dan masuk ke halaman depan dan belakang. Motor serta mobil di parkiran ikut dibakar hingga api meluas ke seluruh gedung.

Setelah melakukan pembakaran, massa mundur ke Jalan AP Pettarani. Dari sana, mereka menyaksikan kobaran api melahap kantor DPRD Makassar.

Baca juga: Bajing Loncat di Makassar Gasak 40 Seragam Dinas TNI dari Pikap Ekspedisi, Barang Curian Dijual Miring

Kerusuhan sebenarnya telah dimulai sejak pukul 20.00 WITA. Massa lebih dulu membakar pos polisi di Jalan Sultan Alauddin usai berunjuk rasa di depan kampus Universitas Negeri Makassar (UNM).

Menurut saksi, jumlah massa yang melakukan pembakaran sangat banyak. Mereka terlihat mengumpulkan barier jalan dan dahan kering sebelum melakukan pembakaran.

Berdasarkan data sementara, tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan lima lainnya luka. Para korban dibawa ke beberapa rumah sakit di Makassar.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Makassar, M Fadli Tahar, membenarkan adanya korban jiwa buntut insiden pembakaran di gedung DPRD Makassar.

"Meninggal 3 orang," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/8).

Baca juga: Uang Rp 9 Juta Milik Penjaga Pasien di RSUD Tenriawaru Bone Raib Dicuri Saat Tidur

Fadli menjelaskan, korban meninggal terdiri dari dua pria dan seorang wanita. Dua korban meninggal di RS Bhayangkara dan RS Grestelina, sementara satu korban ditemukan tewas di gedung DPRD.

Lima korban lainnya mengalami luka berat dan sedang. Sebagian mengalami cedera akibat melompat dari lantai dua dan tiga gedung DPRD untuk menyelamatkan diri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Aksi Demo di Makassar Ricuh Telan Korban Jiwa, Fasilitas Dirusak hingga Gedung DPRD-Pos Polisi Dibakar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!