Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 30 AGUSTUS 2025 • 15:30 WIB

Pemuda Ojol Tewas Dikeroyok Massa usai Dituduh Intel Saat Demo Ricuh di Makassar

Pemuda Ojol Tewas Dikeroyok Massa usai Dituduh Intel Saat Demo Ricuh di MakassarMahasiswa yang juga ojol tewas dikeroyok massa aksi saat demo ricuh di Makassar. (Foto: Instagram/pemkot.makassar)

SULSEL - Seorang pemuda bernama Rusdamdiansyah (25) tewas usai dikeroyok massa dalam aksi demo ricuh di Makassar, Sulawesi Selatan. Mahasiswa yang berprofesi sebagai ojek online (ojol) itu dianiaya usai dituduh sebagai anggota Intel yang menyusup.

Aksi pengeroyokan itu terjadi di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, pada Jumat (29/8/2025) malam. Korban sempat dirawat di RS Kemenkes CPI namun dinyatakan meninggal dunia hari ini, Sabtu (30/8).

Plt Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli Tahar, membenarkan kabar duka tersebut. Dia menyebut pihaknya menyiapkan ambulans dan mengantar korban ke pemakaman usai menerima laporan.

"Betul, yang bersangkutan meninggal tadi. Kita siapkan ambulans dari rumah duka ke pemakaman," ujarnya, Sabtu (30/8).

Baca juga: Gubernur Sulsel Raih Penghargaan Baznas Awards 2025

Insiden bermula saat Rusdam berada di tengah kerumunan aksi. Massa mencurigai dirinya sebagai intel yang menyusup hingga akhirnya mengejar dan mengeroyoknya.

Korban yang terkapar kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Namun nyawanya tak tertolong meski sempat mendapatkan perawatan medis intensif.

BPBD Makassar menerima laporan kematian Rusdam dan langsung mendampingi keluarga hingga proses pemakaman. Pemerintah kota juga menyiapkan ambulans untuk mengantar jenazah dari rumah duka ke tempat peristirahatan terakhir.

Diketahui, Rusdam merupakan warga Jalan Urip Sumoharjo yang bekerja sebagai mitra ojek online Grab. Grab melalui akun Instagram resminya turut menyampaikan belasungkawa mendalam.

Baca juga: Kerugian Pembakaran Gedung DPRD Makassar Imbas Demo Ricuh Ditaksir Rp 253,4 Miliar

“Dengan penuh duka, kami membenarkan bahwa sosok yang berpulang adalah Mitra Pengemudi kami, Almarhum Rusdamdiansyah (Dandi),” tulis Grab di akun Instagram resminya.

Perusahaan menyebut Rusdam sudah lebih dari tujuh tahun bergabung sebagai mitra. Ia dikenal sebagai pejuang jalanan yang setia dan sahabat bagi sesama pengemudi.

Tragedi ini menambah jumlah korban jiwa dalam aksi ricuh di Makassar. Sebelumnya, tiga orang dilaporkan tewas saat gedung DPRD Makassar dibakar massa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemuda Ojol Tewas Dikeroyok Massa usai Dituduh Intel Saat Demo Ricuh di Makassar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!