Minggu, 20 JULI 2025 • 22:17 WIB

Teror Geng Motor Kembali Resahkan Warga di Makassar, 5 Orang Jadi Korban Busur Panah dan Tebasan Parang

Author

Korban serangan geng motor saat mendapat perawatan di rumah sakit. (Foto: Dok. Istimewa)

SULSEL - Geng motor kembali beraksi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. 5 orang warga menjadi korban busur panah dan sabetan parang dalam serangan yang terjadi di tiga kecamatan berbeda.

Serangan brutal kelompok geng motor tersebut dilakukan di Kecamatan Tamalate, Mariso, dan Panakkukang, pada Minggu (20/7/2025) dini hari. Aksi para pelaku berlangsung cepat dan acak, memicu kepanikan warga di sejumlah titik.

Di Jalan Dangko, Kecamatan Tamalate, dua pria terluka akibat terkena busur dan tebasan parang. Keduanya dilarikan ke RS Haji Makassar untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga: Viral Pria Bersorban Dikejar Warga di Soppeng usai Cabuli Anak Perempuan di Masjid

"Iya benar ada penyerangan dan dua korban. Pelakunya masih kami lidik," ujar Kapolsek Tamalate, Kompol Syarifuddin.

Sementara di Kecamatan Mariso, tepatnya di Jalan Cendrawasih, dua pemuda juga menjadi sasaran geng motor. Satu mengalami luka sabetan, sementara lainnya terkena busur dan kini dirawat di RS Labuang Baji.

"Kasusnya ditangani oleh Polrestabes Makassar, dan lokasi pastinya masih kami selidiki," kata Kapolsek Mariso, AKP Aris Soemarsono.

Baca juga: Heboh Pria Ritual Tusuk Foto Mantan Pejabat di Kuburan, Dikira Dukun Santet Ternyata ODGJ

Satu korban lainnya dilaporkan terluka akibat diserang di Jalan AP Pettarani, Kecamatan Panakkukang. Korban menderita luka akibat sabetan parang dan kini dalam penanganan medis.

Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana memastikan pihaknya tengah memburu para pelaku. Polisi mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan.

"Sementara anggota masih di lapangan mencari pelaku. Semoga bisa segera tertangkap," tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU