Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 03 APRIL 2026 • 15:20 WIB

Pesta Ballo Berujung Duel Maut di Maros, Satu Tewas dengan 12 Luka Tusuk

Pesta Ballo Berujung Duel Maut di Maros, Satu Tewas dengan 12 Luka TusukPolisi melakukan olah TKP duel maut tewaskan satu orang usai pesta miras di Maros. (Foto: Dok. Istimewa)

SULSEL - Pesta minuman keras (miras) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, berujung maut setelah dua pria terlibat duel menggunakan senjata tajam. Insiden tersebut menewaskan Hafe (42), sementara Rustam (45) kini diamankan polisi dalam kondisi terluka.

Peristiwa berdarah itu terjadi di Dusun Lappatelle, Desa Benteng, Kecamatan Camba, pada Rabu (1/3/2026), saat keduanya tengah mengonsumsi ballo bersama sejumlah warga. Suasana yang awalnya penuh canda berubah tegang hingga memicu pertengkaran.

"Awalnya korban dan pelaku sempat bercanda, namun kemudian terjadi ketersinggungan yang berujung pertengkaran," ujar Kasi Humas Polres Maros, AKP Ahmad, Jumat (3/4).

Baca juga: Dua Petani di Luwu Duel Sengit Pakai Parang Berujung Luka Parah, Dipicu Konflik Pembagian Hasil Panen

Usai cekcok, korban sempat meninggalkan lokasi untuk mengambil parang di rumahnya. Ia kemudian menunggu pelaku di jalan yang akan dilalui.

"Ketika pelaku melintas di TKP, terjadi perkelahian dengan menggunakan senjata tajam. Korban menggunakan parang, sementara pelaku menggunakan badik," jelas Ahmad.

Pertarungan tak seimbang itu berakhir tragis setelah korban mengalami luka tusuk di sekujur tubuhnya. Hafe dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Korban mengalami sekitar 12 luka tusuk dan meninggal dunia di tempat. Sementara pelaku mengalami luka robek pada bagian lengan dan punggung atas sebelah kanan," ungkapnya.

Baca juga: Duel Berdarah Ipar di Sinjai, Sengketa Kebun Berujung Saling Tikam

Polisi yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan situasi. Pelaku kemudian diamankan dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

"Anggota langsung menuju lokasi kejadian, mengamankan pelaku, serta membawa yang bersangkutan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," kata Ahmad.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi. Sementara itu, pihak keluarga korban telah membawa jenazah dan menolak dilakukan autopsi.

"Pihak keluarga korban meminta agar pelaku diproses secara hukum, namun menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pesta Ballo Berujung Duel Maut di Maros, Satu Tewas dengan 12 Luka Tusuk

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!