Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 14:05 WIB

Ketua DPRD Sulsel Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif Kunci Good Governance

Ketua DPRD Sulsel Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif Kunci Good GovernanceKetua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi menjadi narasumber dalam Ramadan Leadership Camp. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik. Sinergi antara eksekutif, legislatif, dan Forkopimda disebut sebagai fondasi utama mewujudkan good governance di Sulsel.

Pernyataan itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Ramadan Leadership Camp yang digelar Pemprov Sulsel di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti ASN lingkup Pemprov Sulsel sebagai bagian dari penguatan kepemimpinan dan integritas birokrasi selama Ramadan.

Dalam pemaparannya, wanita yang akrab disapa Cicu itu menekankan bahwa DPRD memiliki posisi sejajar dengan pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahan. Fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan harus berjalan selaras agar pembangunan tetap terarah dan akuntabel.

"Tentu saja DPRD dan eksekutif merupakan mitra yang sejajar, sehingga banyak hal yang perlu kita selaraskan bersama demi kemajuan Sulawesi Selatan," ujarnya.

Baca juga: BPK Soroti APBD Tak Realistis, Ingatkan Pemda Soal Keseimbangan Anggaran di Ramadan Leadership Camp

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak lepas dari komunikasi dan penyelarasan kebijakan antar lembaga. Tanpa kolaborasi yang solid, upaya mewujudkan pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab akan sulit tercapai.

Cicu turut mengapresiasi berbagai program Pemprov Sulsel yang dinilai memberi dampak positif bagi masyarakat. Capaian penurunan angka kemiskinan menjadi salah satu indikator keberhasilan yang disorotnya.

"Kami mengapresiasi program-program pemerintah provinsi yang memang perlu diapresiasi, salah satunya penurunan angka kemiskinan," ucapnya.

Program Ramadan Leadership Camp juga dinilai sebagai inovasi dalam peningkatan kapasitas ASN. Kegiatan tersebut tidak hanya bernuansa spiritual, tetapi juga menghadirkan materi substantif yang relevan dengan tugas aparatur pemerintahan.

Baca juga: 938 ASN Digembleng di Ramadan Leadership Camp 2026, Gubernur Sulsel: Jadi Ruang Penguatan Kapasitas dan Integritas

"Awalnya saya pikir ini kegiatan spiritual modelnya seperti pesantren, tetapi ternyata diisi berbagai materi yang sangat bermanfaat bagi ASN," tutur Cicu.

Dalam forum tersebut, sejumlah unsur Forkopimda turut memaparkan perspektif kelembagaan terkait good governance. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya integritas, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan menyoroti peran penegak hukum dalam memastikan pengelolaan keuangan dan aset daerah berjalan sesuai aturan. Sementara itu, Wakil Kapolda Sulsel mengingatkan potensi kerawanan pada pengadaan barang dan jasa, dana desa, serta sektor perizinan dan investasi.

Dari sisi pertahanan, Pangdam XIV/Hasanuddin menegaskan dukungan TNI terhadap program strategis pemerintah daerah. Kontribusi itu mencakup pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil dan penguatan desa sebagai pusat ketahanan pangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Sulsel

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ketua DPRD Sulsel Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif Kunci Good Governance

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!