Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 12:15 WIB

Atase Agama Saudi Gembleng ASN Sulsel: Jabatan Adalah Amanah yang Akan Dihisab

Atase Agama Saudi Gembleng ASN Sulsel: Jabatan Adalah Amanah yang Akan DihisabAtase Agama Kedubes Arab Saudi mengisi sesi spritual leadership di Ramadan Leadership Camp. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Nilai amanah, keikhlasan, dan profesionalisme menjadi pesan utama Kepala Atase Agama Kedutaan Besar (Kedubes) Kerajaan Arab Saudi, Sheikh Ahmed bin Essa Al-Hazmi, di hadapan hampir 1.000 aparatur Pemprov Sulsel. Ia menegaskan kepemimpinan dalam Islam bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab moral dan spiritual.

Pesan itu disampaikan dalam sesi Spiritual Leadership pada Ramadan Leadership Camp di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Senin (23/2/2026). Kegiatan tersebut dimoderatori Ustadz Zulkarnain Muhammad Sanusi dan diikuti pejabat serta pegawai lingkup pemerintah provinsi.

Sheikh Ahmed mengawali pemaparannya dengan rasa syukur dan apresiasi atas undangan yang diberikan. Ia mengaku memiliki kesan mendalam terhadap masyarakat Indonesia.

"Bangsa Indonesia adalah bangsa yang mulia dan sangat mudah dicintai oleh siapa pun yang mengenalnya. Saya datang ke Indonesia dalam rangka tugas, tetapi kecintaan kepada masyarakat Indonesia tumbuh sangat besar di hati," ujarnya.

Baca juga: 938 ASN Digembleng di Ramadan Leadership Camp 2026, Gubernur Sulsel: Jadi Ruang Penguatan Kapasitas dan Integritas

Menurutnya, Ramadan adalah momentum memperkuat dimensi spiritual dalam kepemimpinan dan pelayanan publik. Islam, kata dia, tidak hanya mengatur ibadah, tetapi juga tata kelola kehidupan sosial hingga pemerintahan.

"Islam adalah agama yang universal. Di dalamnya diatur hak Allah, hak Rasul-Nya, hak masyarakat, dan hak pemerintah. Semua itu menjadi fondasi tegaknya kebaikan dalam kehidupan," kata Sheikh Ahmed.

Ia mengingatkan sabda Nabi Muhammad SAW bahwa setiap manusia adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas amanahnya. Karena itu, jabatan tidak hanya dipertanggungjawabkan secara administratif, tetapi juga di hadapan Allah.

Sheikh Ahmed menekankan konsep itqan, yakni bekerja dengan kualitas terbaik dan penuh kesungguhan. Pekerjaan yang dilandasi keikhlasan, ujarnya, akan menghadirkan dua ganjaran sekaligus: upah di dunia dan pahala di akhirat.

Baca juga: Wamenhan Tekankan Konsep Bela Negara Bagi ASN di Ramadan Leadership Camp Sulsel

Dalam dunia kerja, ia membagi peran menjadi dua kelompok, pemimpin dan pegawai. Keduanya memiliki tanggung jawab yang tidak bisa ditawar.

Bagi pemimpin, ia menekankan pentingnya amanah dan keadilan, memberi motivasi serta penghargaan, dan meneladani akhlak Rasulullah dalam memimpin. Sikap seimbang antara ketegasan dan kelembutan disebut sebagai kunci harmoni organisasi.

Sementara bagi pegawai, ia menegaskan pentingnya taat kepada atasan dalam koridor syariat dan menjaga amanah tugas. Fasilitas dan waktu kerja, katanya, juga bagian dari tanggung jawab yang kelak akan dihisab.

"Setiap amanah akan ada hisabnya. Bahkan hal-hal kecil dalam pekerjaan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah," tutur Sheikh Ahmed.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Sulsel

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Atase Agama Saudi Gembleng ASN Sulsel: Jabatan Adalah Amanah yang Akan Dihisab

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!