SULSEL - Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Sulawesi Selatan resmi menghadirkan Klinik Terapung untuk menjangkau layanan kesehatan di wilayah kepulauan. Program ini menjadi bagian dari Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) guna menjawab tantangan akses medis di daerah terpencil.
Peluncuran Klinik Terapung dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman di kawasan Lego-lego Center Point of Indonesia (CPI), Makassar, Rabu (31/12/2025). Kehadiran layanan ini diharapkan memperpendek jarak pelayanan kesehatan bagi masyarakat pesisir.
Klinik Terapung menyasar pulau-pulau di Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Pangkep yang selama ini sulit dijangkau melalui jalur darat. Wilayah kepulauan menjadi prioritas karena keterbatasan akses layanan kesehatan dasar maupun lanjutan.
Baca juga: Admin Instagram di Bone Jadi Bandar Sabu, Polisi Buru 295 Pembeli dalam Jaringan
Pelaksana Tugas Direktur RSKD Dadi, Arman Bausat, menyebut rumah sakit daerah tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan individu, tetapi juga memiliki tanggung jawab mendukung program strategis pemerintah. Dukungan ini sejalan dengan prioritas pembangunan kesehatan Pemprov Sulsel.
"Pelayanan Kesehatan Bergerak atau PKB merupakan program prioritas Gubernur Sulawesi Selatan. Rumah Sakit Dadi berperan aktif membantu menyukseskan program tersebut," kata Arman.
Ia menegaskan Klinik Terapung menjadi bentuk nyata dukungan RSKD Dadi dalam memperluas layanan kesehatan ke wilayah pesisir dan kepulauan. Program ini dirancang untuk menjangkau masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan laut demi mendapatkan layanan medis.
"Saat ini kami menyiapkan dua unit Klinik Terapung yang sudah siap beroperasi. Kapal ini dilengkapi sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang memadai untuk melayani masyarakat kepulauan di Makassar, Maros, dan Pangkep," jelas Arman.
Baca juga: Sempat Buron, Polisi Tangkap Dosen UNM Penyuka Sesama Jenis Lecehkan Mahasiswa
Menurutnya, operasional Klinik Terapung tidak hanya mengandalkan armada, tetapi juga tenaga kesehatan yang kompeten. RSKD Dadi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Sulsel serta rumah sakit daerah lain demi memastikan layanan berjalan optimal.
"Kami mendukung PKB dengan menyediakan kapal, SDM, dan prasarana ketika layanan harus ditempuh lewat laut. Prinsipnya saling mendukung agar pelayanan kesehatan lebih merata," imbuhnya.
Melalui program ini, Pemprov Sulsel menargetkan pemerataan akses kesehatan bagi masyarakat kepulauan. Klinik Terapung diharapkan mampu mempercepat penanganan medis dan mengurangi kesenjangan layanan antara wilayah daratan dan kepulauan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sulselprov.go.id