Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 23 AGUSTUS 2025 • 14:30 WIB

Sering Cekcok dengan Istri, Pria di Maros Tewas di Tangan Ipar dan Ponakan

Sering Cekcok dengan Istri, Pria di Maros Tewas di Tangan Ipar dan PonakanPria bernama Masdar (41) di Maros tewas ditikam ipar dan ponakan usai cekcok dengan istri. (Foto: Dok. Istimewa)

SULSEL - Seorang pria bernama Masdar (41) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, tewas dibunuh ipar dan ponakan yang kesal karena korban sering cekcok dengan istrinya. Dua pelaku yakni Sembang (45) dan anaknya, Saiful (21), kini ditangkap polisi.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Biring Je'ne, Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Jumat (22/8/2025) malam. Awalnya korban Masdar cekcok dengan RH istrinya, namun keributan itu memicu amarah keluarga sang istri hingga berujung penikaman.

"Korban dan istrinya sebelumnya memang sudah sering cekcok. Sekitar dua bulan lalu sempat ada laporan KDRT, namun diselesaikan lewat restorative justice," ungkap Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Ridwan, Sabtu (23/8).

Namun setelah kasus itu, pasangan suami istri (pasutri) tersebut diduga masih kerap terlibat pertengkaran. Hal itu membuat Sembang yang merupakan saudara kandung dari istri korban naik pitam.

Baca juga: Karyawan di Makassar Ditangkap usai Curi Motor Sekuriti Perusahaan Roti Tempatnya Kerja

"Pelaku itu berhubungan keluarga dengan istri korban. Keduanya mengaku kesal dengan perlakuan korban kepada istrinya," ujar Ridwan.

Ridwan menjelaskan, kasus pembunuhan itu terungkap setelah pihaknya menerima laporan warga soal keributan di rumah korban. Saat tiba di lokasi, polisi menemukan Masdar sudah tidak bernyawa dengan luka bacok dan tikaman di tubuh serta kepala.

"Jadi ada penyampaian masyarakat terjadi keributan. Dengan laporan tersebut, Polsek Moncongloe kemudian ke lokasi dan ditemukan mayat," katanya.

Aparat dari Polres Maros bersama Resmob Polda Sulsel kemudian melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan. Tim gabungan kemudian menangkap Saiful di sekitar lokasi pada Sabtu (23/8) dini hari.

"Setelah kita mendatangi TKP dan melakukan olah TKP serta penyelidikan, ada kita amankan satu orang yang diduga pelaku. Pengakuan yang bersangkutan telah melakukan penikaman," papar Ridwan.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 3 Asrama Santri di Parepare, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Sementara itu, ayah Saiful, Sembang sempat melarikan diri. Ia akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Moncongloe setelah dibujuk pihak keluarga.

"Tim gabungan menyisir rumah terduga pelaku, tapi tidak menemukannya. Sekitar pukul 12.00 WITA, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Moncongloe setelah keluarganya dilakukan upaya persuasif," bebernya.

Dalam penyelidikan, terungkap Sembang menebas kepala korban menggunakan parang, sedangkan Saiful menikam punggung korban dengan badik. Polisi juga menyita dua senjata tajam tersebut sebagai barang bukti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sering Cekcok dengan Istri, Pria di Maros Tewas di Tangan Ipar dan Ponakan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!