SULSEL - Seorang pria berinisial S di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, harus berurusan dengan polisi setelah aksinya menghadang mobil pikap dan mengancam sopir menggunakan parang viral di media sosial. Pelaku diduga emosi lantaran korban tak memberinya uang.
Aksi premanisme itu terjadi di Jalan Dusun Punagaya, Desa Bontorappo, Kecamatan Tarowang, pada Minggu (13/7/2025). Pelaku sempat kabur sebelum akhirnya diamankan polisi pada Senin (14/7) malam.
Kasi Humas Polres Jeneponto, Iptu Uji Mughni menuturkan, peristiwa bermula saat korban bernama Saharuddin melintas menggunakan mobil pikap bersama anaknya. Tiba-tiba, pelaku menghadang di tengah jalan dan meminta uang secara paksa.
Baca juga: Beri Contoh Ayah Antar Anak Sekolah, Bupati Enrekang Malah Disorot karena Tak Pakai Helm
"Karena korban tidak memberi, pelaku langsung mengeluarkan parang dan menebas mobil korban beberapa kali," kata Uji.
Situasi semakin mencekam ketika pelaku juga mengancam pengendara pikap lain yang kebetulan berada di belakang korban. Warga yang melihat keributan itu segera datang membantu korban.
Baca juga: Siswi SMP di Bone Diculik 5 Orang Bawa Parang Saat Pulang Sekolah, Diduga Dipicu Masalah Keluarga
"Melihat warga berdatangan, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi," ungkapnya.
Dalam video yang beredar, pelaku tampak mengenakan kaus hitam dan topi sambil berkali-kali mengacungkan parang. Aksinya membuat sopir dan pengguna jalan lain ketakutan sebelum akhirnya pelaku pergi karena melihat warga berdatangan.
"Melalui pendekatan persuasif dan kekeluargaan, akhirnya keluarga pelaku bersedia bekerja sama dan menyerahkan yang bersangkutan ke Polsek Batang," pungkas Uji.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan