Sabtu, 11 APRIL 2026 • 12:15 WIB

Wagub Sulsel Tinjau Sekolah Ramah Lingkungan di Sidrap, Dorong Generasi Sehat dan Peduli Sampah

Author

Wagub Sulsel meninjau program penguatan edukasi lingkungan dan kampanye kesehatan pelajar di Sidrap. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan memperkuat upaya membangun generasi sehat dan peduli lingkungan. Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel, Fatmawati Rusdi, turun langsung meninjau implementasi program di tingkat sekolah.

Kunjungan dilakukan di SMP Muhammadiyah Boarding School Rappang, Kabupaten Sidrap, pada Jumat (10/4/2026). Agenda ini menjadi bagian dari penguatan edukasi lingkungan dan kampanye kesehatan pelajar.

Di lokasi, Fatmawati melihat langsung sistem pengelolaan sampah yang telah berjalan. Sekolah tersebut menerapkan pemilahan sampah secara terstruktur di setiap ruang kelas.

Menariknya, sampah dipilah hingga lima kategori, mulai dari organik hingga B3. Bahkan, sebagian limbah diolah menjadi produk bernilai ekonomis seperti batako.

Baca juga: Sulsel Raih Penghargaan Nasional Pengelolaan Sampah 2026, Enam Daerah Cetak Prestasi

Fatmawati mengapresiasi inovasi tersebut sebagai langkah nyata ekonomi sirkular di lingkungan pendidikan. Ia menilai model ini layak dijadikan percontohan bagi sekolah lain.

"Ini luar biasa. Biasanya kita hanya memilah sampah organik dan anorganik, tapi di sini sudah sampai lima kategori. Ada organik, anorganik, sampah plastik, sampah residu, dan sampah B3. Luar biasa. Ini bisa menjadi percontohan bagi masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah merupakan bagian dari Program ASRI yang dicanangkan pemerintah pusat. Kesadaran individu menjadi kunci dalam mengatasi persoalan sampah secara berkelanjutan.

"Kalau kesadaran memilah sampah sudah terbentuk, maka persoalan sampah bisa kita atasi bersama. Pemerintah akan hadir menyiapkan ekosistemnya," imbuh Fatmawati.

Baca juga: Proyek Rp3 Triliun PSEL di Makassar Diteken, Sampah Mamminasata Disiapkan Jadi Energi Listrik

Selain lingkungan, ia juga menyoroti pentingnya pencegahan stunting sejak usia remaja. Perhatian khusus diberikan pada kesehatan remaja putri yang rentan anemia.

Dalam kunjungan itu, Fatmawati menyerahkan vitamin penambah darah kepada siswi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif kesehatan.

"Ini bagian dari upaya mencegah stunting. Anak-anak kita harus sehat sejak dini, terutama remaja putri yang rentan anemia," tuturnya.

Pemprov Sulsel juga menyalurkan bantuan mesin pencacah sampah dan bibit pohon alpukat. Dukungan ini ditujukan untuk memperkuat program pengelolaan sampah dan penghijauan sekolah.

Fatmawati mendorong Sidrap menjadi pilot project pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Model ini diharapkan dapat direplikasi ke daerah lain jika berhasil.

"Kita mulai dari satu wilayah dulu sebagai pilot project. Kalau berhasil, bisa direplikasi ke seluruh daerah," katanya.

Baca juga: Program Iuran Sampah Gratis Bakal Sasar 62.538 KK di Makassar

Kepala sekolah SMP Muhammadiyah Boarding School Rappang, Ridwan, menyambut baik perhatian pemerintah provinsi. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi motivasi untuk terus berinovasi.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peninjauan fasilitas sekolah. Mulai dari ruang kelas hingga pojok literasi yang mendukung minat baca siswa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Sulsel

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU