Rabu, 25 MARET 2026 • 11:15 WIB

Mobil Terjun ke Kanal di Makassar Saat Hujan Deras, Pengemudi Diduga Hilang Konsentrasi

Author

Proses evakuasi mobil terjun ke kanal di Makassar. (Foto: Dok. Istimewa)

SULSEL - Sebuah mobil yang dikemudikan Suriyanto tercebur ke kanal di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, saat hujan deras mengguyur. Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) langsung diterjunkan untuk mengevakuasi kendaraan.

Insiden itu terjadi di Jalan Nuri Lama, Lorong 1, tepatnya di dekat Rusun Rajawali, Kecamatan Mariso, Selasa (24/3/2026) malam. Laporan diterima petugas sekitar pukul 20.51 WITA dan segera ditindaklanjuti dengan pengerahan tim rescue ke lokasi.

"Laporan masuk itu sekitar hampir jam 9 ke layanan kami, operator kami terus menyampaikan ke rescue dan ditindaklanjuti ke sana," ujar Kasi Pengendali Operasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkar Makassar, Idham Khalid, Rabu (25/3).

Saat tiba di lokasi, petugas menemukan seluruh badan mobil sudah masuk ke dalam kanal dalam posisi miring. Kondisi tersebut disebut berbeda dari kejadian serupa yang biasanya hanya melibatkan sebagian kendaraan.

Baca juga: Sopir Ngantuk Saat Mengemudi, Mobil Terjun ke Empang di Pangkep

"Semua badan mobil itu jatuh semua di drainase. Biasanya kan kita kalau ada kasus-kasus begitu, paling sebelah bannya yang jatuh di got atau apa. Ini semalam itu semua badan kendaraan jatuh ke bawah, posisinya miring itu semalam," ungkapnya.

Diduga, pengemudi kehilangan konsentrasi saat melintas di tengah hujan deras hingga kendaraan tergelincir masuk ke kanal. Faktor genangan air dan jarak pandang terbatas juga disebut berpotensi memicu kecelakaan tersebut.

"Pas itu katanya hujan deras. Dia (sopir) lewat di situ, mungkin ya namanya biasa kita lagi lalai atau lagi menghayal, tiba-tiba dia tidak lihat itu, mobilnya tergelincir turun," bebernya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Pengemudi berhasil keluar dari kendaraan sebelum tim rescue tiba di lokasi.

Baca juga: Mobil Terjun ke Selokan hingga Terbalik di Makassar Akibat Sopir Ngantuk

"Tidak ada ji (korban), alhamdulillah. Itu yang kita cemaskan kalau ada kecelakaan begitu baru ada korban di dalam terjebak biasanya," katanya.

Damkar Makassar menurunkan satu regu berisi enam personel untuk proses evakuasi. Mobil diangkat menggunakan armada skylift dengan bantuan tali karmantel.

"Itu (skylift) kita pakai, diikat tali kendaraannya baru dikaitkan di kendaraan baru diangkat naik," jelas Idham.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 40 menit dengan bantuan warga sekitar. Kehadiran masyarakat turut mempercepat proses pengangkatan kendaraan dari dalam kanal.

Petugas mengimbau pengendara agar lebih waspada saat berkendara, terutama di tengah hujan deras. Kondisi jalan yang tertutup genangan air berpotensi menyembunyikan bahaya seperti lubang atau saluran terbuka.

"Kita imbau sama pengendara (agar) selalu waspada, jangan sampai hilang perhatiannya pada saat membawa kendaraan, khususnya pada saat hujan," tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU