938 ASN Digembleng di Ramadan Leadership Camp 2026, Gubernur Sulsel: Jadi Ruang Penguatan Kapasitas dan Integritas
SULSEL - Sebanyak 938 aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Sulsel digembleng dalam Ramadan Leadership Camp 2026 untuk memperkuat kapasitas dan integritas pelayanan publik. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan kegiatan ini menjadi ruang pembekalan menyeluruh menghadapi tantangan pembangunan.
Kegiatan tersebut dibuka di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Minggu (22/2/2026), dengan fokus penguatan sinergi pusat dan daerah. Materinya mencakup pemahaman program prioritas nasional hingga tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
"Program ini meliputi pendalaman sinergi pusat dan daerah dalam pelaksanaan program strategis Asta Cita Bapak Presiden Prabowo-Gibran, wawasan kebangsaan, pengelolaan keuangan daerah, pengawasan, pengadaan barang dan jasa, swasembada pangan, serta pembinaan karakter dan akhlak keagamaan," ungkap Andi Sudirman.
Baca juga: Ramadan Leadership Camp Resmi Dibuka, 938 ASN Sulsel Digembleng Perkuat Integritas dan Spiritual
Ia menekankan penguatan kapasitas ASN menjadi kunci efektivitas pemerintahan. Terlebih, dinamika pembangunan menuntut birokrasi yang responsif dan transparan.
Peserta kegiatan terdiri atas 735 pejabat struktural Pemprov Sulsel, 100 kepala sekolah, 16 direksi BUMD, serta panitia pelaksana. Komposisi ini diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan program strategis.
Selain kompetensi teknis, pembekalan juga diarahkan pada pembinaan karakter dan akhlak ASN. Pemerintah provinsi ingin melahirkan aparatur yang profesional sekaligus berintegritas.
Baca juga: Wamenhan Donny Ermawan Suntik Semangat Bela Negara ke ASN Sulsel di Ramadan Leadership Camp
Ramadan Leadership Camp menghadirkan narasumber nasional dari berbagai kementerian dan lembaga, seperti Kemendagri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Pertanian, KPK, hingga LKPP. Kolaborasi ini disebut sebagai langkah harmonisasi kebijakan pusat dan daerah.
"Program ini akan berlangsung selama sepekan dengan menghadirkan pemateri dari pusat maupun daerah sebagai bentuk penguatan kolaborasi dan harmonisasi kebijakan," jelasnya.
Pemprov Sulsel berharap forum ini melahirkan ASN yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga loyal terhadap negara dan berkomitmen pada pembangunan daerah. Orientasi akhirnya adalah pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berdampak nyata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Sulsel