Senin, 26 JANUARI 2026 • 14:55 WIB

Sekda Sulsel Hadiri Pengukuhan Pengurus Pusat Wija We Ummung Datu Larompong 2026-2031

Author

Sekda Sulsel Jufri Rahman memberikan sambutan pada acara pengukuhan Pengurus Pusat Wija We Ummung Datu Larompong periode 2026-2031. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menghadiri pengukuhan Pengurus Pusat Wija We Ummung Datu Larompong periode 2026-2031. Jufri hadir sekaligus sebagai Ketua Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Sulsel.

Acara berlangsung di Hotel The Rinra Makassar, Senin (26/1/2026), dengan dipimpin langsung oleh Paduka Yang Mulia Datu Luwu ke-40, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau. Andi Ima Kesuma Opu Da Tenri Awaru didaulat sebagai ketua baru organisasi tersebut.

Kepengurusan Wija We Ummung Datu Larompong melibatkan tokoh adat dan masyarakat dari berbagai wilayah di Tana Luwu. Di antaranya berasal dari Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara.

Baca juga: Sopir Ngantuk Saat Mengemudi, Mobil Terjun ke Empang di Pangkep

Nama We Ummung Datu Larompong diambil dari sosok perempuan bersejarah dalam adat Luwu yang memiliki pengaruh besar terhadap perjalanan budaya dan tradisi. Figur tersebut menjadi simbol kebijaksanaan, keteladanan, serta kekuatan perempuan dalam menjaga identitas kultural Bumi Sawerigading.

Ketua Pengurus Pusat Wija We Ummung Datu Larompong, Prof Andi Ima Kesuma, menegaskan komitmen organisasi untuk bergerak aktif dan memberi kontribusi nyata ke depan. Ia menilai Tana Luwu memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan strategis sehingga membutuhkan peran kolektif masyarakat adat.

"Bagaimana menjawab tanda-tanda zaman, mengambil peran dalam pembangunan, serta membangun hubungan sinergitas bersama," ujarnya.

Baca juga: Jembatan Penghubung Desa di Pangkep Roboh usai Dilalui Truk, Warga Terpaksa Memutar 4 Kilometer

Sementara itu, Jufri Rahman menyampaikan ucapan selamat atas dikukuhkannya kepengurusan baru tersebut. Ia menyebut amanah ini sebagai tanggung jawab besar dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai luhur budaya Luwu.

Jufri juga memberikan apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi yang telah diberikan. Ia berharap komunitas adat terus menjadi garda terdepan dalam pelestarian sejarah dan pewarisan nilai budaya kepada generasi mendatang.

"Kita berharap komunitas adat seperti ini menjadi wadah untuk menjaga marwah budaya dan mewariskannya kepada generasi berikutnya," tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Sulsel

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU