Senin, 15 DESEMBER 2025 • 10:05 WIB

Polisi Bubarkan Konvoi Geng Motor Bersenjata di Makassar, 2 Pelaku Ditembak karena Melawan

Author

Polrestabes Makassar merilis kasus penangkapan geng motor yang sempat serang polisi. (Foto: Dok. Istimewa)

SULSEL - Aksi konvoi geng motor bersenjata tajam di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berakhir ricuh setelah polisi melakukan pengejaran dan penindakan tegas. Empat orang pelaku berhasil diamankan, dua di antaranya ditembak peluru karet karena melawan petugas.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Minggu (14/12/2025). Keempat pelaku masing-masing berinisial AN (16), IS (19), MHA (19), dan RI (20).

"Ada sekelompok geng motor yang sedang rolling untuk melakukan tawuran. Setelah diketahui, bapak kapolsek dan anggotanya lalu melakukan pengejaran untuk membubarkan agar tidak terjadi tawuran tersebut," ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, Minggu (14/12).

Menurut Arya, kelompok geng motor itu membawa berbagai senjata tajam. Mereka bahkan memamerkan samurai dengan cara menggesekkannya ke aspal hingga menimbulkan percikan api.

Baca juga: Viral Pasien Puskesmas Bontomarannu Ditolak karena Telat 1 Menit, Dinkes Gowa Sebut Sesuai SOP

"Mereka membawa parang, membawa panah busur dan di antara dari beberapa mereka justru malah membawa samurai dan digesekkan ke aspal hingga menciptakan percikan api. Ini memang tujuannya untuk tawuran dengan pihak yang sudah janjian," jelasnya.

Situasi semakin memanas saat rombongan itu melintas di sekitar AURI Makassar. Para pelaku menyalakan petasan dan menantang petugas kepolisian yang berusaha menghentikan konvoi.

"Kapolsek dan anggota yang bertugas menyampaikan untuk menepi dan membubarkan diri agar tidak melaksanakan tawuran, namun demikian sampai di depan AURI malah menantang dan meledakkan petasan," tambah Arya.

Polisi kemudian melakukan pengejaran intensif. Namun para pelaku justru balik melakukan perlawanan dengan mengarahkan busur panah ke arah petugas.

"Ketika melakukan pengejaran, mereka ini melakukan perlawanan dengan mengerahkan busur kepada anggota kepolisian. Sehingga anggota yang mengejar lalu mengeluarkan tembakan peringatan pertama, yang kedua, sampai yang ketiga tidak diindahkan," bebernya.

Baca juga: Pria di Bone Bobol Rumah Warga, Gasak Rp720 Juta dan Emas dari Brankas untuk Bayar Pinjol

Karena ancaman semakin berbahaya, polisi mengambil langkah tegas terukur. Dua pelaku ditembak menggunakan peluru karet di bagian kaki dan tangan.

"Mereka malah justru makin brutal, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur kepada para pelaku kejahatan melakukan tindakan penembakan dengan menggunakan peluru karet sehingga mengenai satu orang di bagian kaki dan satunya lagi di tangan sebelah kanan," tegas Arya.

Usai kejadian tersebut, empat orang berhasil ditangkap dan diamankan. Seluruh pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Biringkanaya untuk proses hukum lebih lanjut.

"Setelah itu dilakukan penangkapan, tetapi tidak semua ditangkap karena mereka berhasil kabur sehingga ada 4 orang yang kami tangkap," tutup Arya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU