SULSEL - Banjir yang melanda Kabupaten Bantaeng selama dua hari berturut-turut memicu respons cepat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan. Gubernur Andi Sudirman Sulaiman langsung mengirim bantuan logistik ke lokasi terdampak sejak hari pertama kejadian.
"Dinas Sosial Provinsi telah melakukan penyerahan logistik kebutuhan kebencanaan dan penanganan banjir Kabupaten Bantaeng," ujar Andi Sudirman, Selasa (2/12/2025).
Melalui Dinas Sosial Sulsel, bantuan buffer stock langsung disalurkan ke wilayah terdampak. Paket bantuan mencakup tenda portable, makanan anak, lauk-pauk, perlengkapan bayi, hingga ransum siap saji.
Baca juga: Pemprov Sulsel Raih Predikat TP2DD Terbaik se-Sulawesi 2025, Bukti Sukses Transformasi Digital
Andi Sudirman menegaskan bahwa pemantauan terus dilakukan dan dukungan tambahan siap digerakkan jika kondisi memburuk. Pemprov disebut telah mengaktifkan seluruh unit terkait untuk memastikan penanganan berlangsung efektif.
"Kami memastikan bantuan logistik terpenuhi dan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk penanganan darurat maupun kebutuhan lanjutan di lapangan," imbuhnya.
Baca juga: Tiga Pejabat KPU Pangkep Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada 2024
Diketahui, ratusan rumah warga dilaporkan terendam banjir sejak Minggu (30/11) malam. Genangan juga merambah sejumlah titik kota seperti Jalan Garegea, Lorong Sunyi, Kayangan, hingga area sekitar Jalan Kartini.
BPBD Bantaeng mencatat Kecamatan Bantaeng sebagai wilayah dengan dampak terparah, yakni 345 kepala keluarga. Di Kecamatan Bissappu, air menggenangi permukiman dengan total warga terdampak mencapai 177 kepala keluarga.
Data tersebut bersifat sementara dan diperkirakan bertambah seiring pembaruan laporan di lapangan. Tim gabungan terus melakukan asesmen untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sulselprov.go.id