SULSEL - Empat kecamatan di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (6/7/2025) dini hari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel mencatat sedikitnya 1.295 Kepala Keluarga (KK) terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Amson Padolo menyebutkan, 4 kecamatan yang terendam banjir di antaranya, Bantaeng, Bissappu, Uluere dan Eremerasa.
"Banjir dipicu intensitas curah hujan yang tinggi hingga menyebabkan sungai meluap," kata Amson dalam keterangannya, Sabtu (5/7/2025).
Baca juga: Dapat Kalung di Jalanan, Seorang Mahasiswi di Makassar Malah Dikeroyok usai Dituduh Mencuri
Amson menuturkan, di Kecamatan Bantaeng, ada 6 kelurahan yang terendam banjir yakni, Lamalaka, Kembang, Letta, Mallilingi, Tappanjeng dan Pallantikang. Adapun warga yang terdampak sebanyak 923 KK.
"Tanggul Sungai Biangloe dan sejumlah perahu nelayan di Kelurahan Lamalaka rusak diterjang banjir. Sedangkan di Kelurahan Pallantikang, tanggul Sungai Maricayya dilaporkan jebol," ungkapnya.
Sementara itu, di Kecamatan Bissappu ada 372 KK terdampak yang tersebar di 4 kelurahan di antaranya, Kelurahan Bontorita, Bontoatu, Bontosunggu, Bontolebang, serta Desa Bonto Hai.
"Kecamatan Eremerasa dan Uluere turut mengalami kerusakan infrastruktur akibat luapan air," tambahnya.
Amson memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, banjir sempat memaksa 11 warga di Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, dievakuasi.
Saat ini, air mulai surut di sebagian besar wilayah terdampak. Petugas BPBD masih melakukan assessment untuk mendata warga yang terdampak banjir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan