Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 29 MEI 2026 • 09:50 WIB

Polemik Paskibraka Sulsel Memanas, Kesbangpol Tegaskan Tak Ada Pergantian Peserta

Polemik Paskibraka Sulsel Memanas, Kesbangpol Tegaskan Tak Ada Pergantian PesertaPaskibraka Sulsel. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Polemik hasil seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulawesi Selatan terus bergulir dan memantik perdebatan publik. Sorotan tertuju pada peserta asal Kota Makassar berinisial CYL yang disebut gagal masuk tiga besar wakil ke tingkat nasional.

Isu ini ramai di media sosial dalam beberapa hari terakhir, memicu berbagai spekulasi terkait transparansi seleksi. Perbincangan semakin meluas setelah muncul dugaan adanya pergantian peserta di tahap akhir.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kesbangpol Sulsel Bustanul Arifin menegaskan proses seleksi berjalan sesuai prosedur. Ia memastikan seluruh tahapan dilakukan secara terbuka dan objektif.

"Pertama, kami menegaskan informasi yang viral di media sosial tidak sesuai dengan mekanisme seleksi yang sebenarnya. Kami pastikan seleksi ini berjalan transparan dan objektif," ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Baca juga: Pemprov Sulsel Hormati Keputusan Panitia Pusat, Siap Fasilitasi Aspirasi Secara Resmi

Bustanul juga meluruskan bahwa tidak pernah ada pengumuman resmi tiga besar sebelum penetapan akhir. Karena itu, istilah pergantian peserta dinilai tidak tepat.

"Karena itu, istilah pergantian peserta tidak tepat sebab sampai kemarin memang belum ada pengumuman resmi. Pengumuman tiga peserta terakhir itulah yang menjadi pengumuman awal," katanya.

Ia menjelaskan kesalahpahaman muncul dari proses pemanggilan peserta untuk sesi pendalaman. Pemanggilan dilakukan bertahap dan bukan penentuan final.

"Peserta yang dipanggil berikutnya inilah yang kemudian dianggap sebagai pengganti, padahal bukan begitu mekanismenya," jelasnya.

Baca juga: Viral Sepatu Merek Terkemuka Paskibra Luwu Timur Rusak Sekali Pakai, Publik Pertanyakan Keaslian Produk

Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan berlapis dengan melibatkan tim pusat. Unsur yang terlibat antara lain BPIP, DPPI, dan Sekretariat Militer Presiden.

Bustanul turut membantah isu bahwa kemampuan bahasa daerah menjadi syarat kelulusan. Ia menegaskan hal tersebut hanya bagian dari pengenalan identitas peserta.

"Bahasa daerah ini bukan syarat untuk masuk ke tahapan selanjutnya. Itu hanya pertanyaan dasar sebagai bagian dari pengenalan identitas daerah peserta," ujarnya.

Terkait CYL, ia memastikan yang bersangkutan tetap lolos sebagai anggota Paskibraka tingkat provinsi. Namun, hasil akumulasi nilai menempatkannya di peringkat ketujuh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Sulsel

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Polemik Paskibraka Sulsel Memanas, Kesbangpol Tegaskan Tak Ada Pergantian Peserta

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!