Perbaikan Jalan Aroepala Makassar dikebut dengan sistem buka-tutup. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)
SULSEL - Perbaikan Jalan Aroepala di Kota Makassar terus dikebut meski arus lalu lintas tetap berjalan normal. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan menerapkan sistem buka-tutup jalur agar aktivitas kendaraan tidak terganggu selama pengerjaan.
Proyek yang berlangsung di Jalan Aroepala, Makassar, Senin (6/4/2026), kini memasuki tahap pengerukan dan perataan badan jalan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari peningkatan kualitas infrastruktur pada jalur padat kendaraan tersebut.
Di lokasi, alat berat seperti excavator dan mesin pemadat dikerahkan untuk mempercepat proses. Area kerja juga dilengkapi kerucut lalu lintas guna menjaga keselamatan pengguna jalan.
Petugas tampak berjaga mengatur arus kendaraan secara bergantian di satu jalur. Pengendara roda dua dan roda empat masih dapat melintas melalui sisi jalan yang tidak sedang dikerjakan.
Baca juga: DBMBK Sulsel Pastikan Perbaikan Jalan Hertasning-Aroepala Tetap Berjalan Sesuai Jadwal
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan perbaikan difokuskan pada peningkatan kualitas perkerasan jalan. Ia menyebut permukaan jalan telah mengalami penurunan kondisi.
"Pekerjaan yang dilakukan saat ini berupa perbaikan lapisan perkerasan jalan, dimulai dari pengupasan aspal lama, perataan badan jalan, hingga nantinya dilakukan pengaspalan kembali," katanya, Selasa (7/4).
Rosyadi menjelaskan, Jalan Aroepala merupakan jalur dengan volume kendaraan tinggi sehingga membutuhkan penanganan bertahap. Ruas ini juga terhubung dengan Jalan Hertasning yang sebelumnya telah lebih dulu diperbaiki.
Baca juga: DPRD Sulsel Uji Ketebalan Aspal Jalan Hertasning, Hasilnya Melebihi Standar Teknis
Menurutnya, pengaturan lalu lintas menjadi perhatian utama selama pengerjaan berlangsung. Kontraktor diminta memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.
"Kami tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Karena itu, di lapangan dipasang rambu dan pembatas jalur agar pengendara dapat melintas dengan aman," tutur Rosyadi.
Program ini merupakan bagian dari skema Multi Years Contract (MYC) dalam Multi Years Project (MYP) yang didanai melalui APBD. Pemprov Sulsel menargetkan peningkatan kualitas jalan di sejumlah titik strategis.
Dengan perbaikan ini, kondisi jalan diharapkan menjadi lebih nyaman dan aman dilalui. Selain itu, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik juga diproyeksikan semakin lancar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Sulsel