Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 10:15 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sulsel, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Mengintai

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sulsel, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi MengintaiIlustrasi cuaca ekstrem. (Foto: Freepik)

SULSEL - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan yang berlaku pada 24 Februari hingga 1 Maret 2026. Potensi hujan lebat disertai angin kencang diprediksi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi dalam sepekan ke depan.

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV menyebutkan kondisi tersebut berpotensi memicu banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gelombang tinggi. Pemerintah daerah dan masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan sejak dini.

BMKG menjelaskan lonjakan curah hujan dipengaruhi dinamika atmosfer seperti aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby, serta konvergensi angin. Kombinasi faktor ini mendukung pertumbuhan awan hujan intens di wilayah Sulsel.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Landa Selayar, Angin Kencang Picu Pohon Tumbang hingga Listrik Padam

Hujan lebat hingga sangat lebat diprakirakan mengguyur Parepare, Barru, Pangkajene Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, dan Kepulauan Selayar. Sementara hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Luwu Utara, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Bone, Sinjai, Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba.

Selain hujan deras, angin kencang diprediksi melanda wilayah barat dan selatan Sulawesi Selatan. Kondisi ini berisiko menimbulkan pohon tumbang dan gangguan aktivitas masyarakat.

Baca juga: KM Mandala Rute Kolaka-Bone Putar Balik usai Dihantam Cuaca Buruk, Sejumlah Kendaraan di Kapal Terbalik

Di wilayah perairan, tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Area yang perlu diwaspadai meliputi perairan Pinrang, Barru, Makassar, Pangkajene Kepulauan, Kepulauan Selayar, Bulukumba, Kepulauan Takabonerate, serta Jeneponto.

BMKG mengimbau pemerintah daerah memastikan kesiapan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya air guna meminimalkan dampak bencana. Penataan lingkungan serta pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang juga menjadi langkah antisipasi penting.

Selain itu, masyarakat diminta tidak membuang sampah sembarangan agar saluran air tetap berfungsi optimal saat hujan deras. Warga juga diimbau rutin memantau informasi resmi cuaca melalui kanal dan layanan BMKG yang tersedia selama 24 jam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BMKG Sulsel

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sulsel, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Mengintai

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!