Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 08 FEBRUARI 2026 • 12:05 WIB

Kemiskinan di Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun Terakhir, Ekonom Unhas: Program Pemerintah Tepat Sasaran

Kemiskinan di Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun Terakhir, Ekonom Unhas: Program Pemerintah Tepat SasaranPakar Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Marsuki. (Foto: Dok. Istimewa)

SULSEL - Tingkat kemiskinan di Sulawesi Selatan terus menunjukkan tren penurunan seiring membaiknya kinerja ekonomi daerah. Selama enam tahun terakhir, penurunan ini dinilai berlangsung konsisten.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat persentase penduduk miskin pada September 2025 turun menjadi 7,43 persen atau sekitar 685,14 ribu jiwa. Angka tersebut lebih rendah dibanding September 2024 yang masih berada di level 8,06 persen.

Penurunan kemiskinan ini sejalan dengan membaiknya kondisi pasar tenaga kerja di Sulsel. Tingkat pengangguran terbuka tercatat menurun dari 4,33 persen pada 2024 menjadi 4,21 persen pada 2025.

Baca juga: Pandji Pragiwaksono Bakal Jalani Sanksi Adat di Toraja Imbas Lelucon Melecehkan

Pakar Ekonomi Universitas Hasanuddin, Prof Marsuki, menilai perbaikan ini memberi dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. Meski penurunannya relatif kecil, efeknya dinilai signifikan bagi kelompok rentan.

"Walaupun penurunannya relatif kecil, dampaknya cukup terasa terhadap penurunan tingkat kemiskinan," kata Prof Marsuki dalam keterangannya, dikutip Minggu (8/2/2026).

"Ini menunjukkan adanya perbaikan kualitas aktivitas ekonomi dan kesempatan kerja," tambahnya.

Selain faktor ketenagakerjaan, pengendalian inflasi turut berperan penting. Tim Pengendalian Inflasi Daerah bersama Bank Indonesia dinilai berhasil menjaga inflasi di kisaran 2,5-3,0 persen.

Stabilnya inflasi tersebut membuat daya beli masyarakat tetap terjaga. Kondisi ini mencegah tekanan tambahan terhadap kelompok berpenghasilan rendah.

Prof Marsuki juga menyoroti perbaikan tata kelola program bantuan sosial. Pendataan dan distribusi yang semakin tepat sasaran mempercepat penurunan kemiskinan, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan.

Ia menambahkan, kebijakan pembangunan yang terarah turut memperkuat hasil tersebut. Sinergi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota mendorong penguatan sektor produktif dan infrastruktur.

"Dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, inflasi terkendali, dan perlindungan sosial yang tepat sasaran, Sulsel berada di jalur yang baik untuk terus menekan kemiskinan secara berkelanjutan," tandas Prof Marsuki.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Sulsel

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kemiskinan di Sulsel Turun Konsisten 6 Tahun Terakhir, Ekonom Unhas: Program Pemerintah Tepat Sasaran

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!