SULSEL - Delegasi internasional World Health Organization (WHO) meninjau langsung layanan kesehatan ibu dan anak di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1/2026). Kunjungan ini menjadi bagian penting dari rangkaian APEC Child Health Workshop (ACHW) 2026 yang digelar di Makassar.
Kunjungan lapangan tersebut dilakukan pada hari ketiga workshop bertema “Workshop on Managing Child Health for Healthcare Workforce”. Para delegasi melihat langsung fasilitas, sistem layanan, serta pengelolaan tenaga kesehatan di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan itu.
RSKD IA Pertiwi dipilih karena perannya yang strategis dalam mendukung penurunan Angka Kematian Bayi (AKB). Rumah sakit ini dinilai merepresentasikan praktik layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat daerah.
Baca juga: Apoteker Asal Pangkep Tewas di Kos Makassar, Diduga Jatuh Saat Perbaiki Plafon WC
Direktur RSKD IA Pertiwi Makassar, dr. Rivayanti Nawawi, mengatakan kunjungan ini menjadi momen membanggakan bagi rumah sakit daerah. Ia menilai perhatian delegasi internasional menunjukkan kualitas layanan kesehatan Sulsel mendapat pengakuan global.
"Kami sangat bangga untuk menunjukkan bagaimana Sulawesi Selatan mengelola fasilitas kesehatan khusus ibu dan anak. Kunjungan ke RSIA Pertiwi ini memberikan gambaran nyata bagi para delegasi mengenai implementasi layanan kesehatan di daerah kami. Ada dari India, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Thailand," ujarnya, dikutip Jumat (23/1).
Menurut Rivayanti, kunjungan ini memberi ruang berbagi pengalaman terkait sistem pelayanan dan pengelolaan SDM kesehatan, khususnya di sektor ibu, bayi, dan anak. Temuan di lapangan diharapkan memperkaya diskusi dalam forum APEC.
Ia menambahkan, hasil kunjungan juga akan mendukung agenda Health Labour Market Analysis Indonesia. Analisis ini penting untuk memperkuat perencanaan tenaga kesehatan di masa mendatang.
Baca juga: Tragedi ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung: Semua Korban Akhirnya Ditemukan Usai 7 Hari Pencarian
Selama peninjauan, delegasi WHO turut didampingi tim Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Makassar. Para peserta juga berdialog langsung dengan tenaga medis dan manajemen rumah sakit.
APEC Child Health Workshop 2026 berlangsung selama tiga hari, 20-22 Januari 2026. Kegiatan ini melibatkan pakar kesehatan dari berbagai negara Asia Pasifik, termasuk Vietnam, Chinese Taipei, Malaysia, Filipina, dan Thailand.
Melalui forum ini, Pemprov Sulsel diharapkan mampu memperluas jejaring kerja sama kesehatan internasional. Rekomendasi global yang dihasilkan diharapkan dapat diadopsi untuk meningkatkan standar layanan kesehatan ibu dan anak di daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sulselprov.go.id