Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 29 SEPTEMBER 2025 • 16:35 WIB

Pemkot Makassar Ikuti Rakor Nasional Antisipasi Keracunan MBG, Munafri Siap Perkuat Pengawasan

Pemkot Makassar Ikuti Rakor Nasional Antisipasi Keracunan MBG, Munafri Siap Perkuat PengawasanPemkot Makassar ikuti rakor nasional bahas antisipasi keracunan program MBG yang berlangsung secara virtual. (Foto: Dok. Pemkot Makassar)

SULSEL - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mempercepat penanganan tuberkulosis (TBC). Langkah ini ditegaskan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Nasional bersama pemerintah pusat.

Rapat yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian itu berlangsung secara virtual dari Balai Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/9/2025). Pertemuan tersebut membahas pencegahan keracunan makanan pada program MBG dan percepatan penanganan TBC.

Munafri menegaskan Pemkot Makassar siap memperketat pengawasan makanan agar aman dan memenuhi standar gizi. Ia menambahkan, strategi percepatan penanganan TBC juga akan melibatkan TP PKK dan kader posyandu.

"Sekaligus kami akan lakukan antisipasi memperkuat upaya pencegahan serta pengendalian TBC di seluruh wilayah kota," kata Munafri.

Hingga kini, tercatat 45 lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) aktif dengan total penerima manfaat 138.636 orang. Jumlah itu terdiri atas 136.645 peserta didik dan 1.991 non-peserta didik.

Baca juga: Wali Kota Makassar Lantik 263 Pejabat Pengawas, Tekankan Pentingnya Pelayanan Publik

Munafri menyebut Pemkot menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kualitas makanan yang disajikan. Ia menegaskan bahwa pengawasan ini akan dilakukan secara rutin agar risiko keracunan bisa dicegah.

"Untuk MBG, kita menunggu Peraturan Presiden baru, sambil terus melakukan koordinasi dengan sekolah," jelasnya.

Ia juga meminta seluruh sekolah penerima program untuk rutin berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Menurutnya, keterlibatan semua pihak akan memastikan pelaksanaan MBG benar-benar aman.

"Kita tidak boleh lengah, karena kalau terjadi sesuatu, risikonya besar," tegas Munafri.

Baca juga: Wawali Makassar Terima Audiensi PMTS, Bahas Pelestarian Budaya

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya penerapan protokol baku jika terjadi keracunan. Arahan ini disampaikan dalam forum yang melibatkan kepala daerah dan dinas terkait di seluruh Indonesia.

"Prosedur tata laksana sudah baku, pastikan segera dijalankan dan dilaporkan," ujarnya.

Budi meminta sekolah lebih ketat memeriksa makanan sebelum disajikan. Ia menekankan penguatan Upaya Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai garda terdepan pencegahan keracunan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Makassarkota.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemkot Makassar Ikuti Rakor Nasional Antisipasi Keracunan MBG, Munafri Siap Perkuat Pengawasan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!