Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 23 SEPTEMBER 2025 • 19:55 WIB

Sulsel Jadi Provinsi Pertama Rampungkan Koperasi Merah Putih, Siap Masuki Tahap Operasional

Sulsel Jadi Provinsi Pertama Rampungkan Koperasi Merah Putih, Siap Masuki Tahap OperasionalRakor Regional Koperasi Merah Putih di Aula Bright Gas Pertamina Patra Niaga, Makassar. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Sulawesi Selatan mencatat sejarah sebagai provinsi pertama di Indonesia yang menuntaskan pembentukan 100 persen badan hukum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Total ada 3.059 koperasi terbentuk di 24 kabupaten/kota, mencakup 2.266 desa dan 793 kelurahan.

Kepastian ini disampaikan Sekda Sulsel, Jufri Rahman, saat mendampingi Sesmenkop UKM Ahmad Zabadi membuka Rakor Regional Koperasi Merah Putih di Aula Bright Gas Pertamina Patra Niaga, Makassar, Selasa (23/9/2025). Rakor dihadiri kepala dinas koperasi dari Sulawesi, Maluku, Papua, Papua Tengah, hingga Papua Barat Daya.

"Yang pertama membentuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara lengkap itu, Sulsel," ujar Jufri Rahman.

Jufri menegaskan tahap berikutnya adalah memastikan koperasi berjalan operasional. Proses itu meliputi penyusunan rencana usaha, perizinan, hingga pengembangan unit bisnis yang melibatkan masyarakat.

Baca juga: Koperasi Merah Putih Resmi Hadir di 153 Kelurahan Makassar, Walkot Appi Sebut Jadi Motor Ekonomi Warga

Ia juga meminta Satgas di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota ikut mendampingi. Pendampingan mencakup pembinaan, pengembangan usaha, hingga evaluasi berkelanjutan bagi kelompok masyarakat.

Sebagai contoh, Koperasi Merah Putih Aeng Batu-Batu di Kabupaten Takalar disebut kini jadi percontohan. Koperasi ini memiliki unit usaha beragam, dari gerai sembako, produk UMKM, apotek desa, hingga layanan pembiayaan Himbara.

Hingga kini, tercatat 38 koperasi desa di Sulsel sudah berjalan operasional. Pemprov mendorong koperasi lain segera mendaftar di Sistem Informasi Manajemen (SIM) Kopdes agar lebih mudah mengakses permodalan.

Dana Rp200 triliun yang disiapkan Menteri Keuangan melalui Himbara menjadi peluang besar. Menurut Jufri, dana itu membuka ruang koperasi desa memperoleh modal lebih cepat.

Baca juga: Munafri Ajak Mahasiswa Jadi Wirausahawan, Pemkot Makassar Alokasikan 50% Anggaran untuk UMKM

Sementara itu, Sesmenkop Ahmad Zabadi menekankan percepatan akses pembiayaan harus menjadi prioritas. Meski sebagian koperasi sudah beroperasi, ia mengingatkan masih ada proses administrasi, penyusunan proposal, hingga kesiapan sarana.

"Insyaallah, ini kan saat ini memang memasuki tahap operasional, dan kita menargetkan misalnya dalam akhir bulan ini Insyaallah kita sudah bisa melakukan pembiayaan dari Himbara," jelasnya. 

Zabadi menyebut target pembiayaan segera dimulai akhir bulan ini. Skema awal menyasar 1.000 koperasi merah putih, lalu dipercepat hingga 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia pada akhir tahun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sulselprov.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sulsel Jadi Provinsi Pertama Rampungkan Koperasi Merah Putih, Siap Masuki Tahap Operasional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!