SULSEL - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan, menegaskan komitmennya menjadikan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bahkan menyebut 50 persen anggaran belanja daerah dialokasikan untuk produk lokal.
Hal itu disampaikan Munafri saat menjadi pembicara utama dalam Youthpreneur Fest 2025 di Auditorium Al Jibra Universitas Muslim Indonesia (UMI), Senin (22/9/2025). Acara ini digelar Unit Kegiatan Mahasiswa Kewirausahaan (UKM-K) dengan menghadirkan ratusan mahasiswa.
Munafri mendorong generasi muda untuk berani memulai usaha dengan riset matang dan perencanaan modal jelas. Ia menekankan pentingnya kemitraan agar UMKM mampu tumbuh dan membuka lapangan kerja baru.
Menurutnya, pengalaman banyak negara menunjukkan kemajuan ekonomi bergantung pada jumlah wirausahawan. Karena itu, ia mengajak mahasiswa tidak hanya bercita-cita menjadi PNS, tetapi juga menekuni dunia usaha.
"Tidak semua orang harus jadi PNS, polisi, atau dosen. Banyak pekerjaan lain yang justru lebih menjanjikan," tegas Munafri, dikutip dari laman resmi Pemkot Makassar, Selasa (23/9).
Baca juga: Warga Jeneponto Geger Suara Dentuman Misterius, BMKG Pastikan Bukan Gempa
Ia menyoroti riset pasar sebagai langkah awal yang kerap diabaikan pelaku usaha. Fenomena ikut-ikutan tanpa perhitungan dianggap sebagai penyebab utama UMKM gagal bertahan.
Munafri memberi contoh usaha pisang goreng yang digandrungi banyak orang. Menurutnya, pasar yang jenuh justru menimbulkan perang harga dan menyulitkan pelaku usaha bertahan.
Selain riset, ia mengingatkan soal ketersediaan bahan baku yang berpengaruh pada harga pokok produksi. Sulitnya bahan baku dapat membuat biaya melambung dan produk tidak kompetitif di pasar.
Tenaga kerja juga disebut sebagai variabel penting yang sering dilupakan pelaku UMKM. Menganggap bisnis hanya hobi membuat biaya pekerja terabaikan dan berpotensi menimbulkan konflik saat usaha berkembang.
Munafri menegaskan pemerintah hadir sebagai fasilitator dengan regulasi yang berpihak hingga akses permodalan. Pemkot Makassar bahkan menyiapkan infrastruktur pasar untuk mempermudah UMKM menjangkau konsumen.
Ia menambahkan, bank memiliki skema pembiayaan bagi UMKM yang ingin naik kelas. Pemerintah pun siap menjembatani agar pelaku usaha bisa mengembangkan bisnis lebih luas.
Baca juga: Pemain Asing PSM Makassar Victor Luiz Pukul Pengendara di Jalan, Diduga Tak Terima Disalip
Munafri mencontohkan kisah sukses pelaku UMKM Makassar yang memulai usaha dengan modal Rp500 ribu hingga kini merambah pasar nasional. Ia juga menyebut inspirasi global seperti Apple, Facebook, dan Tokopedia yang tumbuh dari inovasi sederhana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Makassarkota.go.id