SULSEL - Grand Expo ACP CPU iPhone Android Championship PUSPINDO Championship 2026 yang dirangkaikan dengan Silaturahmi Akbar ke-4 PUSPINDO digelar di Makassar, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi nasional pelaku usaha ponsel dan teknologi di kawasan Indonesia Timur.
Ratusan pengusaha ponsel dan pelaku industri digital dari berbagai daerah hadir, memperkuat posisi Sulsel sebagai episentrum baru pertumbuhan ekonomi digital. Momentum ini sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas wilayah dan sektor usaha teknologi.
Ketua Umum PUSPINDO, Sahrul Rahman, mengapresiasi antusiasme peserta yang dinilainya mencerminkan optimisme pelaku usaha nasional. Ia menegaskan PUSPINDO berkomitmen membina, memperkuat jejaring, serta meningkatkan profesionalisme pengusaha ponsel agar berdaya saing dan berkelanjutan.
Baca juga: Pemprov Sulsel Perkuat Fondasi Ekonomi 2026, Fokus Infrastruktur dan Ketahanan Daerah
Pembina PUSPINDO, Rizal Arsyad Dini, turut menyemangati peserta untuk tetap konsisten dan disiplin dalam menjalankan usaha. Ia menekankan pentingnya etos kerja dan keberkahan dalam membangun bisnis jangka panjang.
"Selamat bertarung, dan jangan lupa menabung, semua untuk umroh. Semangat untuk semua, apa pun usahanya," ujar Rizal dalam sambutannya pada pembukaan acara yang berlangsung di Gedung Manunggal, Sabtu (24/1/2026).
Mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan, Kabid Humas Diskominfo SP Sulsel, Fitra, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PUSPINDO memilih Sulsel sebagai tuan rumah. Ia menilai tahun 2026 sebagai fase krusial percepatan transformasi digital di tengah persaingan global yang semakin ketat.
Fitra menegaskan data dan informasi kini menjadi komoditas strategis dalam pengambilan kebijakan ekonomi. Karena itu, peran Diskominfo SP diarahkan untuk memastikan keterbukaan informasi, integrasi data lintas sektor, dan digitalisasi layanan publik.
Baca juga: Duel Berdarah Ipar di Sinjai, Sengketa Kebun Berujung Saling Tikam
Ia juga menyinggung komitmen Pemprov Sulsel dalam pemerataan pembangunan melalui proyek infrastruktur multiyears. Fokus pembangunan meliputi jalan, irigasi, dan rumah sakit regional untuk mendukung konektivitas dan produktivitas daerah.
Pembangunan infrastruktur tersebut menyasar ruas jalan dengan lalu lintas tinggi, wilayah terisolasi, serta jalur strategis penghubung kawasan industri, pariwisata, pelabuhan, dan bandara. Langkah ini diharapkan mempercepat pergerakan barang, jasa, dan ekonomi digital.
Menurut Fitra, sektor teknologi dan usaha ponsel berperan besar dalam menciptakan lapangan kerja dan mempercepat transformasi digital masyarakat. PUSPINDO diharapkan melahirkan pengusaha yang inovatif dan adaptif terhadap perubahan teknologi.
"Melalui Silaturahmi Akbar ini, kami berharap lahir ide-ide segar, kolaborasi nyata, serta komitmen bersama membangun ekosistem usaha yang sehat dan adaptif," kata Fitra.
Baca juga: Polsek Awangpone Kawal Carigading Cup I 2026, Laga Sengit Warnai Turnamen Mini Soccer di Bone
Ia menegaskan Pemprov Sulsel terus membuka ruang kolaborasi dengan komunitas usaha untuk memperkuat ekonomi daerah dan mendorong UMKM naik kelas. Pemerintah berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif, inklusif, dan berkeadilan.
"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Silaturahmi Akbar ke-4 PUSPINDO resmi dibuka dan diharapkan memberi manfaat nyata bagi peserta serta pembangunan Sulawesi Selatan," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Sulsel