Kamis, 18 SEPTEMBER 2025 • 21:32 WIB

Pemkot Makassar Bangun 3 Creative Hub Baru, Target 15 Lokasi Tuntas 2029

Author

Wali Kota Munafri Arifuddin bersama tim ahli membahas pengembangan Makassar Creative Hub. (Foto: Pemkot Makassar)

SULSEL - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan, semakin serius mengembangkan ruang kreatif untuk generasi muda. Setelah MCH Pantai Losari, tiga titik baru dipastikan akan dibangun di Rappocini, Tamalate, dan Biringkanayya.

Tim Ahli Pemkot Makassar, Dara Nasution, menyebut lokasi itu dipilih setelah survei lapangan dan kajian teknis. Pembangunan ini ditujukan untuk memperkuat ekosistem kreatif sekaligus memberdayakan UMKM, seni, budaya, dan teknologi.

"Kemarin kita sudah survei dan diputuskan yang paling visible untuk dibangun itu adalah tiga titik ini," ujar Dara usai mendampingi tim Kemenkeu di Balai Kota Makassar, Rabu (17/9/2025).

Saat ini, tahap perencanaan sedang dikebut, mulai dari rancangan desain hingga koordinasi lintas SKPD. Proyek ini diproyeksikan sebagai wadah inklusif dan ramah difabel.

"Anggaran sudah diketok, sekarang sudah di tahap perencanaan, mulai desain gedung, konsultan perencanaan, hingga koordinasi dengan SKPD terkait," jelasnya.

Baca juga: Polisi Gerebek Rumah Pengoplosan LPG Subsidi di Gowa, Ratusan Tabung Diamankan

Setiap MCH nantinya memiliki fasilitas standar sesuai Peraturan Wali Kota (Perwali) yang tengah diproses di Kemenkumham. Fasilitas itu meliputi amfiteater, ruang kelas, studio podcast, hingga toilet ramah disabilitas.

"Semua gedung harus memenuhi ceklis itu. Konsepnya inklusif, ramah difabel, dan bisa diakses masyarakat umum," tegas Dara.

Pemkot juga mempertimbangkan penambahan ruang terbuka hijau di beberapa lokasi. Kawasan Tamalate dan Rappocini dinilai memungkinkan menghadirkan taman publik yang terintegrasi dengan MCH.

"Kita ingin satu lokasi bisa menghadirkan banyak visi sekaligus, bukan hanya gedung MCH tetapi juga taman dan RTH," tambahnya.

Konsep tematik juga akan diterapkan sesuai potensi wilayah. Lokasi dekat pantai akan fokus pada UMKM dan brand lokal, sementara Rappocini diarahkan sebagai pusat teknologi dan inovasi.

Baca juga: Kasus HIV/AIDS di Sulsel Tembus 1.214, Didominasi Penularan Seks Sesama Pria

"Konsultan perencanaan akan memetakan potensi sekitar agar setiap MCH punya karakteristik unik," ungkap Dara.

Proyek ini masuk program jangka menengah dengan target 15 MCH di seluruh kecamatan. Tahun ini, tiga lokasi baru akan mulai tender dini dan ditargetkan rampung pertengahan 2026.

"Kami ingin setiap tahun tiga hingga empat titik tuntas, sehingga pada tahun kelima masa jabatan Wali Kota seluruh 15 MCH selesai," paparnya.

Kebutuhan ruang kreatif makin terasa sejak MCH Pantai Losari beroperasi. Fasilitas amfiteater di sana bahkan penuh terjadwal hingga akhir tahun.

"Amfiteaternya full booking sejak Juni hingga November. Anak-anak muda Makassar sangat antusias memanfaatkan ruang gratis itu," tutur Dara.

Baca juga: Mobil ASN Bawa 6 Penumpang dari Luwu Utara Terjun ke Empang di Maros

Mekanisme pengelolaan dibuat sederhana dan berbasis komunitas. Warga cukup memesan jadwal, menjaga kebersihan, dan biasanya membalas dengan konten dokumentasi acara sebagai bentuk kemitraan.

"Ini intervensi low budget. Pemerintah hanya menyediakan ruang, sisanya digerakkan oleh komunitas," tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemkot Makassar

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU