SULSEL - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan menyalurkan 25 ekor sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk seluruh kabupaten/kota serta satu ekor bagi Pemprov Sulsel. Seluruh hewan kurban tersebut dipasok dari peternak lokal, sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Sulsel, Andi Munawir, menyebut setiap daerah menerima satu ekor sapi dengan bobot rata-rata mencapai satu ton. Bantuan ini dinilai tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan peternak.
Program bantuan kurban Presiden turut memperkuat nilai sosial pada momentum Iduladha. Di sisi lain, keterlibatan peternak lokal memberi efek berganda bagi perekonomian masyarakat.
Baca juga: Cekcok Perkara Sapi Rusak Tanaman Padi, Petani di Enrekang Tebas Leher Peternak
Pemerintah daerah masing-masing telah menetapkan lokasi pemotongan sesuai kesiapan wilayah. Pelaksanaan pemotongan dijadwalkan berlangsung serentak setelah salat Iduladha.
"Alhamdulillah, di Sulsel mendapatkan 25 ekor sapi kurban dari Bapak Presiden, jadi 24 pemerintah daerah kabupaten/kota dan 1 untuk Pemprov Sulsel. Kepala daerah telah menunjuk titik pemotongan di masjid-masjid yang telah ditentukan sesuai arahan Bapak Presiden. Pemotongan akan dilaksanakan di masjid-masjid tersebut," ujar Andi Munawir dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan sapi kurban untuk Pemprov Sulsel akan dipotong di Kabupaten Jeneponto. Pelaksanaan tersebut dilakukan bersamaan dengan pemotongan di daerah lain untuk menjaga keseragaman distribusi.
Skema pemotongan serentak dinilai mampu menciptakan ketertiban dalam pendistribusian daging kurban. Selain itu, langkah ini memastikan manfaat bantuan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.
Baca juga: Pria Lansia di Bone Tewas dalam Kebakaran Kandang Sapi Miliknya, Diduga Akibat Bakar Sampah
Pemprov Sulsel juga mengimbau agar pembagian daging kurban dilakukan tepat sasaran. Prioritas diberikan kepada masyarakat kurang mampu agar nilai sosial kurban semakin terasa.
"Sapi kurban Bapak Presiden ini juga berasal dari peternak lokal dari Sulsel. Kami berharap pendistribusian daging kurban yang tersebar di seluruh kabupaten/kota dapat bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu dan penerima manfaat," imbuhnya.
Distribusi ke seluruh wilayah mencerminkan upaya pemerataan manfaat bantuan. Momentum ini sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Keterlibatan peternak lokal dalam pengadaan hewan kurban juga menjadi bentuk dukungan terhadap sektor peternakan rakyat. Dengan demikian, program ini tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Pemprov Sulsel