Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 17 JUNI 2026 • 09:13 WIB

Sekda Makassar Minta OPD Kompak Hadapi Lomba Kelurahan Berprestasi Sulsel

Sekda Makassar Minta OPD Kompak Hadapi Lomba Kelurahan Berprestasi SulselPelaksanaan salat Id Masjid Kubah 99 Asmaul Husnah di kawasan CPI, Makassar. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memperkuat kerja sama dalam menghadapi penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal itu disampaikan Andi Zulkifly saat memimpin rapat persiapan penjaringan desa dan kelurahan berprestasi di Gedung MGC, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, kolaborasi antar-OPD sangat penting karena lomba tahun ini mengangkat tema Transformasi Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas.

"Tahun ini lomba kelurahan dilaksanakan secara tematik. Karena itu, setiap perangkat daerah harus memahami indikator penilaian dan menjalankan tugas sesuai perannya masing-masing. Kolaborasi menjadi kunci agar semua aspek yang dinilai bisa terpenuhi dengan baik," kata Andi Zulkifly.

Ia menjelaskan, ada tiga indikator utama yang menjadi fokus penilaian. Pertama, pengembangan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM dan koperasi. Untuk itu, Dinas Koperasi dan UKM diminta menjadi sektor utama dalam membina pelaku UMKM di Kelurahan Gunung Sari, termasuk memperkuat kelembagaan koperasi seperti Koperasi Merah Putih.

"UMKM dan koperasi menjadi salah satu indikator penting. Pembinaan harus dilakukan secara maksimal sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Indikator kedua adalah ketangguhan lingkungan serta kesiapsiagaan menghadapi bencana dan perubahan iklim. Dalam aspek ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPBD, Dinas Sosial, dan OPD terkait diminta memperkuat pengelolaan sampah, bank sampah, edukasi mitigasi bencana, hingga ketahanan pangan masyarakat.

Sementara indikator ketiga berkaitan dengan ketahanan daerah dalam mengendalikan inflasi. Karena itu, Dinas Perdagangan, Bagian Perekonomian, dan perangkat daerah lainnya diminta memperkuat program yang mendukung stabilitas harga dan pemberdayaan ekonomi warga.

Selain tiga indikator utama tersebut, Andi Zulkifly juga mengingatkan pentingnya memenuhi berbagai indikator pelayanan dasar, seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur jalan, kebersihan lingkungan, perumahan, sanitasi, hingga kelengkapan administrasi.

"Yang pertama harus dipastikan adalah administrasi lengkap. Setelah itu akan ada verifikasi lapangan untuk mencocokkan dokumen dengan kondisi sebenarnya. Karena itu semua OPD harus saling mendukung," tegasnya.

Ia juga meminta Bagian Pemerintahan mengoordinasikan seluruh OPD, sementara Bagian Hukum memastikan seluruh dokumen dan surat keputusan yang dibutuhkan telah disiapkan dengan lengkap.

Menutup arahannya, Andi Zulkifly meminta Asisten II Setda Kota Makassar, Zainal Ibrahim, memimpin koordinasi lintas OPD agar seluruh kebutuhan penilaian dapat segera ditindaklanjuti.

"Kita akan kembali menggelar rapat bersama seluruh OPD terkait. Saya berharap semua kebutuhan bisa segera dipenuhi sehingga Kota Makassar dapat memberikan hasil terbaik di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan," pungkasnya.

Rapat tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, dan dihadiri sejumlah pejabat OPD lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Makassarkota.go.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sekda Makassar Minta OPD Kompak Hadapi Lomba Kelurahan Berprestasi Sulsel

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!