Minggu, 12 APRIL 2026 • 13:15 WIB

Wagub Sulsel Edukasi Siswa SMA di Sidrap Pilah Sampah dan Ciptakan Lingkungan Bernilai Ekonomi

Author

Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi edukasi siswa SMA 7 Sidrap soal pemilahan sampah. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, turun langsung mengedukasi siswa tentang pentingnya memilah sampah sejak dini. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan di kalangan pelajar.

Edukasi tersebut dilakukan saat kunjungan di SMA Negeri 7 Sidrap pada Jumat (10/4/2026). Dalam kesempatan itu, Fatmawati juga meninjau langsung praktik pemilahan sampah di lingkungan sekolah.

Ia mengapresiasi langkah sekolah yang telah menerapkan sistem pemilahan sampah. Menurutnya, kebiasaan ini penting untuk membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini.

"Saya apresiasi di sekolah ini sudah memilah sampah. Yang utama adalah setiap siswa harus bertanggung jawab atas sampahnya," ujarnya.

Baca juga: Wagub Sulsel Turun Tangan, Sampah Disulap Jadi Sumber Cuan Lewat TPS3R di Sidrap

Fatmawati menegaskan, pemilahan sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan. Lebih dari itu, pengelolaan yang tepat juga memiliki nilai ekonomi.

"Pemilahan sampah organik, anorganik, hingga B3 bisa bernilai ekonomi jika dikelola dengan baik," katanya.

Sebagai bentuk dukungan, ia menyerahkan bantuan tempat sampah khusus plastik. Bantuan ini diharapkan memperkuat sistem pengelolaan sampah di sekolah.

Ia menekankan, edukasi lingkungan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Kebiasaan memilah sampah harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari siswa.

Baca juga: Wagub Sulsel Tinjau Sekolah Ramah Lingkungan di Sidrap, Dorong Generasi Sehat dan Peduli Sampah

Selain edukasi, Fatmawati juga meninjau fasilitas sekolah. Mulai dari ruang belajar hingga pojok literasi turut menjadi perhatian.

Ia mendorong peningkatan sarana pendidikan agar mendukung kualitas belajar siswa. Lingkungan sekolah yang baik dinilai berperan penting dalam proses pembelajaran.

Tak hanya itu, ia juga mengajak sekolah memanfaatkan lahan kosong. Tanaman produktif seperti TOGA dan tanaman pangan sederhana dinilai bisa memberi nilai tambah.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulsel. Tujuannya menanamkan budaya hidup bersih, sehat, dan peduli lingkungan sejak usia dini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Sulsel

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU