Rabu, 11 MARET 2026 • 12:25 WIB

Gubernur Sulsel Serukan Perdamaian Timur Tengah usai Bertemu Dubes Arab Saudi

Author

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bertemu Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, dalam kunjungan silaturahmi di Jakarta. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Gubernur Sulawesi Selatan menyerukan pesan perdamaian di tengah memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah. Seruan tersebut disampaikan usai melakukan pertemuan dengan perwakilan diplomatik Arab Saudi di Jakarta.

Andi Sudirman Sulaiman bertemu dengan Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, dalam kunjungan silaturahmi di Jakarta, Rabu (11/3/2026). Pertemuan tersebut turut membahas perkembangan konflik yang terjadi di Timur Tengah.

Andi Sudirman menilai eskalasi perang yang terus berlangsung dapat menimbulkan dampak luas bagi banyak negara. Ia meminta seluruh pihak menahan diri dan mengedepankan penyelesaian damai.

"Kami melakukan kunjungan silaturahmi dengan Dubes Arab Saudi dan sempat membahas perang Timur Tengah. Kita pada prinsipnya meminta semua pihak menahan diri dan menghentikan peperangan," ujarnya.

Baca juga: Ribuan Jamaah Nikmati Buka Puasa Program Raja Salman di Makassar

Ia menegaskan konflik berkepanjangan tidak hanya berdampak pada geopolitik global. Menurutnya, masyarakat sipil menjadi pihak yang paling merasakan dampak dari situasi tersebut.

"Eskalasi yang lebih luas dapat memberikan kerugian bagi semua pihak," katanya.

Gubernur Sulsel juga menyoroti kondisi umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Banyak di antara mereka terdampak langsung akibat konflik yang masih berlangsung.

"Banyak saudara Muslim yang tengah melaksanakan ibadah Ramadan terdampak. Ini menimbulkan kerugian materi, dampak ekonomi, serta hilangnya nyawa dari para pihak," jelasnya.

Baca juga: Gubernur Andi Sudirman Terima Dubes Thailand, Bahas Peluang Investasi Energi Terbarukan hingga Pariwisata di Sulsel

Dalam pertemuan tersebut, Andi Sudirman turut menyinggung pentingnya menjaga stabilitas keamanan di Arab Saudi. Hal ini terutama karena Ramadan menjadi puncak kedatangan jamaah umrah di dua kota suci umat Islam.

"Kami juga membahas konflik serta keamanan Saudi saat ini. Ini bulan Ramadan, puncak jamaah beribadah di dua Kota Suci," ungkapnya.

Ia menekankan keamanan di Makkah dan Madinah harus tetap terjaga agar jamaah dapat beribadah dengan tenang. Pemprov Sulsel pun berharap seluruh pihak dalam konflik dapat menahan diri.

"Kami atas nama Pemprov Sulsel mendesak seluruh pihak dalam konflik Timur Tengah untuk menjaga keamanan Saudi Arabia," katanya.

Baca juga: Dubes RI untuk Kuwait Temui Pemprov Sulsel, Bahas Peluang Kerja Sama Strategis Lintas Sektor

Menurut Andi Sudirman, konflik di Timur Tengah berpotensi memicu dampak global, baik secara ekonomi maupun politik. Karena itu, pesan perdamaian harus terus disuarakan oleh berbagai pihak.

"Perang Timur Tengah akan berdampak global. Menahan diri dan menghentikan perang adalah solusi bersama," tegasnya.

Ia juga menyampaikan banyak warga Sulawesi Selatan saat ini tengah melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci. Faktor keamanan dan kenyamanan jamaah menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Baca juga: Pemprov Sulsel-Singapura Bahas Kerja Sama SDM dan Investasi, Fokus Pendidikan hingga Ekonomi

"Banyak warga kami saat ini sedang melaksanakan ibadah umrah. Kami ingin keamanan dan kekhusyukan mereka tetap terjaga," tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Andi Sudirman mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menyuarakan pesan damai. Upaya tersebut dinilai penting untuk mendorong penyelesaian konflik secara damai di tingkat global.

"Kita semua wajib mengambil peran dalam menyebarkan pesan damai ini," tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Sulsel

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU