Rabu, 04 MARET 2026 • 09:40 WIB

Bobol Rumah Dokter Saat Cap Go Meh di Makassar, Residivis Gasak Angpao Rp50 Juta

Author

Barang bukti kasus pencurian angpao saat Cap Go Meh di Makassar. (Foto: Dok. Istimewa)

SULSEL - Seorang pria bernama Setiawan alias Wawan (22) di Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi usai menggasak uang angpao senilai Rp50 juta di rumah seorang dokter. Pelaku beraksi saat rumah korban kosong ditinggal untuk menonton perayaan Cap Go Meh.

Pencurian tersebut terjadi di Jalan Sumba, Kecamatan Wajo, pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Korban berinisial MM (33) saat itu pergi menghadiri perayaan Cap Go Meh di Jalan Sulawesi.

Kasubsipenmas Humas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, membenarkan kejadian tersebut. Korban melaporkan kasus ini dengan nomor LP/B/49/III/2026/SPKT/Res Pelabuhan Makassar/Polda Sulsel.

"Iya, pelaku gasak angpao di rumah korban saat korban meninggalkan rumahnya untuk menghadiri perayaan Cap Go Meh," ujarnya, Selasa (3/3).

Baca juga: Bobol Kamar Mahasiswi Saat Pergi Nonton Konser, Pria di Makassar Ditangkap Bawa Kabur Laptop

Pelaku masuk dengan cara merusak gembok pagar dan mencongkel pintu utama menggunakan linggis. Dari dalam kamar ayah korban, uang tunai Rp 50 juta yang tersimpan di lemari langsung dibawa kabur.

"Pelaku masuk dengan cara merusak gembok dan mencongkel pintu utama menggunakan linggis. Dari dalam kamar milik ayah korban, pelaku mengambil uang tunai sebesar Rp50 juta," jelas Adil.

Tim Satreskrim bergerak cepat dengan memeriksa saksi serta menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi. Hasilnya, identitas dan jejak pelaku berhasil dikantongi dalam waktu singkat.

"Pengungkapan ini dilakukan kurang dari 1x24 jam sejak laporan diterima," katanya.

Baca juga: 2 Pria di Makassar Ditangkap usai Bobol Rumah Kosong Saat Hari Lebaran, Barang Curian Ditukar Sabu

Keberadaan pelaku terdeteksi di Jalan Adhyaksa dan langsung diburu petugas pada Minggu malam sekitar pukul 20.00 WITA. Saat hendak diamankan, polisi menemukan sebilah pisau di dekatnya.

Namun pelaku sempat mencoba kabur dengan mendorong petugas ketika dilakukan pengembangan. Polisi pun memberikan peringatan tegas sebelum akhirnya mengambil tindakan terukur.

"Petugas telah memberikan peringatan secara lisan dan melepaskan tiga kali tembakan peringatan ke udara, namun tidak diindahkan. Sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku pada bagian betis," pungkasnya.

Kini pelaku yang merupakan residivis harus kembali berhadapan dengan proses hukum. Aksi pencurian yang memanfaatkan momen perayaan tersebut menjadi peringatan agar masyarakat tetap waspada saat meninggalkan rumah dalam kondisi kosong.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU