Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 15:35 WIB

Pemprov Sulsel-Singapura Bahas Kerja Sama SDM dan Investasi, Fokus Pendidikan hingga Ekonomi

Author

Sekda Sulsel menerima kunjungan perwakilan Kedutaan Besar Singapura. (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

SULSEL - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman menerima kunjungan perwakilan Kedutaan Besar Republik Singapura di Jakarta guna membahas penguatan kerja sama strategis lintas sektor. Pembahasan difokuskan pada pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta peluang ekonomi dan investasi berkelanjutan.

Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Sekdaprov Sulsel, Selasa (3/2/2026), bersama First Secretary (Political) Embassy of Singapore-Jakarta, Malik Vickland. Dialog ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral antara Singapura dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Kedutaan Besar Singapura memaparkan sejumlah program peningkatan kapasitas aparatur pemerintah melalui Singapore Cooperation Programme (SCP). Program ini menyasar Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk memperkuat kompetensi dan kualitas tata kelola pemerintahan.

"Kita berharap agar ada banyak PNS dari Sulsel yang bisa mengikuti pelatihan di Singapura," ujar Malik Vickland.

Baca juga: Kapal Nelayan Meledak di Pelabuhan Paotere Makassar, 9 ABK Luka Dilarikan ke RS

Selain sektor pendidikan dan pengembangan SDM, peluang kerja sama ekonomi dan investasi juga menjadi perhatian utama. Singapura mendorong semakin banyak perusahaan asal negaranya menanamkan modal di Sulawesi Selatan.

"Untuk itu kami berharap agar ada lagi perusahaan yang datang untuk investasi," katanya.

Pemprov Sulsel memandang Singapura sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekonomi, inovasi, dan pertukaran pengetahuan. Hubungan bilateral ini dinilai mampu mendorong pembangunan berkelanjutan, khususnya di kawasan timur Indonesia.

Kepala DPMPTSP Sulsel Asrul Sani menyampaikan harapan agar program peningkatan kapasitas aparatur tidak hanya menyasar ASN tingkat provinsi. Menurutnya, ASN kabupaten dan kota juga perlu dilibatkan agar manfaatnya lebih merata.

Baca juga: Pemuda Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Tallo Makassar usai Dilaporkan Hilang

"Terkait penawaran peningkatan SDM ASN, jangan hanya ASN provinsi, tetapi ASN kabupaten dan kota juga," ucap Asrul.

Ia juga mengungkapkan bahwa kontribusi investasi Singapura di Sulawesi Selatan saat ini telah mencapai sekitar Rp500 miliar. Nilai tersebut dinilai masih sangat potensial untuk terus dikembangkan melalui kerja sama lanjutan.

Sekda Sulsel Jufri Rahman menyambut baik komitmen Kedutaan Besar Singapura dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. Pemprov Sulsel, kata dia, siap mendukung kerja sama yang berfokus pada peningkatan kualitas SDM dan pendidikan vokasi.

"Pelatihan peningkatan kapasitas pegawai, pelatihan sekolah vokasi, hingga sekolah kejuruan menjadi perhatian kami," ungkap Jufri Rahman.

Pemprov Sulsel berharap pertemuan ini menjadi langkah awal yang konkret dalam memperluas kemitraan strategis dengan Singapura. Kolaborasi tersebut diharapkan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Sulsel

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU